
Geriatri.id - Olahraga dapat meningkatkan kebugaran jasmani kelompok lanjut usia (lansia). Kebugaran jasmani pada lansia berhubungan dengan kebugaran jantung-paru, peredaran darah, kekuatan otot, dan kelenturan sendi.
Untuk memperoleh kesegaran jasmani, lansia harus melatih ketahanan jantung, peredaran darah dan pernafasan, ketahanan dan kekuatan otot serta kelenturan tubuh.
Salah satu upaya untuk menjaga, meningkatkan kesehatan dan kesegaran jasmani bagi lansia dengan berolahraga.
Beberapa manfaat olahraga bagi lansia jika dilakukan dengan terprogram adalah dapat mempertahankan kesehatan, meningkatkan kekuatan otot jantung dan sirkulasi darah dalam tubuh, menurunkan kadar lemak, menguatkan otot tubuh, mengurangi stres dan ketegangan batin, meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Sebaliknya, olahraga tidak tepat akan menimbulkan risiko berbahaya.
Berikut olahraga yang baik bagi lansia dikutip dari laman Kemenkes:
1. Berjalan
Dengan jalan kaki, lansia dapat memperoleh kebugaran kardiovaskuler. Jalan kaki merupakan aktivitas murah meriah dan tidak membutuhkan keterampilan khusus. Jika dilakukan secara santai, jalan kaki akan menyenangkan.
2. Senam
Senam dapat dilakukan di dalam atau di luar ruangan, olahraga senam berguna untuk peregangan dan kelenturan otot serta pernafasan.
3. Berenang
Berenang bermanfaat untuk persendian terutama bagi lansia penderita penyakit osteoarthritis.
4. Bersepeda
Bersepeda dapat dilakukan dengan menggunakan yang stasioner maupun yang jalan. Bersepeda dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menguatkan otot-otot jantung.
5. Joging
Joging dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai, menguatkan otot jantung, memperlancar perdaran darah, menurunkan berat badan. Namun joging hanya dapat dilakukan lansia yang tidak memiliki keluhan kesehatan.
Manfaat olahraga bagi lansia
1. Meningkatkan kekuatan otot jantung, memperkecil risiko serangan jantung.
2. Melancarkan sirkulasi darah dalam mbuh, sehingga menurunkan tekanan darah dan menghindari penyakit tekanan darah tinggi.
3. Menurunkan kadar lemak dalam tubuh, sehingga membantu mengurangi berat badan berlebih dan terhindar dari obesitas.
4. Menguatkan otot-otot tubuh sehingga otot tubuh menjadi lentur dan terhindar dari penyakit rematik.
5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga terhindar dari penyakit yang menyerang lansia.
6. Mengurangi stres dan ketegangan pikiran.
7. Latihan atau olahraga dengan intensitas sedang dapat memberikan keuntungan bagi lansia, antara lain status kardiovaskuler, risiko fraktur, stabilitas fungsional dan proses mental.***
Ilustrasi - Seorang lansia mengendarai sepeda.(Pixabay)
Video Lansia
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri