Kenali Perbedaan Delirium dengan Demensia


Berita Lansia - Delirium merupakan salah satu gangguan pada lansia. Delirium dan demensia sulit dibedakan dan seseorang mungkin menderita keduanya.

2024-03-20 10:56:14

Geriatri.id - Delirium merupakan salah satu gangguan pada lansia. Delirium dan demensia sulit dibedakan dan seseorang mungkin menderita keduanya.

Seseorang dengan demensia mengalami penurunan daya ingat dan keterampilan berpikir lainnya secara bertahap karena kerusakan atau hilangnya sel-sel otak. 

Penyebab paling umum dari demensia adalah penyakit Alzheimer, yang muncul secara perlahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Delirium sering terjadi pada penderita demensia. Namun, episode delirium tidak selalu berarti seseorang menderita demensia. 

Tes demensia tidak boleh dilakukan selama episode delirium karena hasilnya bisa menyesatkan.

Baca Juga: Kapan Harus Khawatir? Kenali Tanda-tanda Awal Demensia

Perbedaan gejala delirium dan demensia 

- Serangan

Timbulnya delirium terjadi dalam waktu singkat – dalam satu atau dua hari. 

Demensia biasanya dimulai dengan gejala ringan yang semakin memburuk seiring berjalannya waktu.

- Perhatian

Kemampuan untuk tetap fokus atau mempertahankan fokus terganggu dengan delirium. 

Seseorang yang berada pada tahap awal demensia umumnya tetap waspada. Seseorang dengan demensia sering kali tidak lesu atau gelisah.


- Perubahan gejala yang cepat

Gejala delirium bisa datang dan pergi beberapa kali dalam sehari. 

Meski penderita demensia mengalami saat-saat yang lebih baik dan lebih buruk dalam sehari, ingatan dan keterampilan berpikir mereka biasanya tetap pada tingkat yang konstan.

Kapan harus ke dokter

Jika kerabat, teman, atau seseorang menunjukkan gejala delirium, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan orang tersebut.

Baca Juga: Tips Bagi Caregiver dan Keluarga Penderita Demensia

Masukan tentang gejala dan lain-lain dapat membantu penyedia layanan kesehatan menemukan penyebab gangguan tersebut.***

*Ilustrasi - Lansia dengan demensia.(Pixabay)

Untuk mendapatkan informasi lengkap seputar demensia KLIK DISINI

Video Lansia


 


ARTIKEL LAINNYA

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

Radio vs Gadget: Mana yang Lebih Disukai Lansia?

Humor dan Kehangatan: “Obat” Sederhana dalam Merawat Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026