Tidak Hanya Menyerang Lansia, Ini Gejala Stroke Berdasarkan Usia Penderita


Berita Lansia - Benarkah stroke hanya menyerang orang dewasa atau lanjut usia (lansia)? Ternyata, semua usia mulai dari bayi hingga lansia bisa terkena stroke. 

2024-03-17 22:00:58

Geriatri.id - Benarkah stroke hanya menyerang orang dewasa atau lanjut usia (lansia)? Ternyata, semua usia mulai dari bayi hingga lansia bisa terkena stroke. 

Apa itu stroke? Menurut Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris, stroke merupakan kondisi medis saat suplai darah ke bagian otak terputus sehingga sel otak akan mati karena tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi. 

Jika kondisi ini tidak ditangani dapat menyebabkan cedera otak, kecacatan dan bahkan kematian. 

Menurut Stamford Health, risiko lansia berusia di atas 65 tahun terkena stroke lebih tinggi.

Namun, penelitian terbaru justru menunjukkan peningkatan jumlah pasien stroke dari kalangan remaja dan orang dewasa dibanding lansia. 

Gejala stroke berdasarkan usia 

Stroke pada bayi (stroke perinatal) 

Dikutip dari Healthline, stroke perinatal dapat terjadi sebelum ibu melahirkan atau dalam 28 hari pertama setelah bayi lahir. 

Gejala umum stroke perinatal 

- Rasa kantuk ekstrem dan lesu (hipotonia) 

- Merasa lemah pada satu sisi tubuh (hemiparesis) 

- Kesulitan makan Apnea (periode di mana pernapasan berhenti sementara) 

- Gangguan neurologis 

- Kejang 

- Gerakan berulang 

- Berhenti bernapas 

- Penurunan gerakan, terutama di satu sisi 

- Lebih suka memakai satu tangan 


Stroke pada anak 

Stroke pada orang berusia 28 hari hingga 18 tahun dianggap sebagai stroke masa kanak-kanak. Anak laki-laki berusia di bawah 5 tahun paling berisiko terkena stroke. 

Gejala stroke pada anak

- Wajah terkulai dan mati rasa 

- Lengan dan satu sisi tubuh melemah 

- Perubahan cara bicara atau cadel 

- Sulit memahami bahasa 

- Sakit kepala mendadak yang tidak biasa, mual atau muntah 

- Kehilangan penglihatan atau masalah penglihatan 

- Pusing dan kehilangan keseimbangan 

- Kejang dan pingsan 

- Sulit menelan, termasuk air liur sendiri 

- Perubahan perilaku dan sulit berkonsentrasi 

Stroke pada remaja dewasa

Stroke yang pada lansia berusia 75 tahun ke atas lebih sering menyerang wanita dibanding pria. 

Gejala stroke pada lansia

- Perubahan keseimbangan Perubahan mata atau penglihatan 

- Wajah terkulai 

- Kelemahan lengan atau kelemahan pada satu sisi tubuh 
Kesulitan bicara 

Cara mencegah stroke pada lansia

- Mengecek tekanan darah dan kolesterol secara rutin

- Berhati-hati agar tidak jatuh atau cedera.*** 

Ilustrasi - Stroke tidak hanya menyerang orang dewasa atau lanjut usia (lansia).(Pixabay)


ARTIKEL LAINNYA

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

Radio vs Gadget: Mana yang Lebih Disukai Lansia?

Humor dan Kehangatan: “Obat” Sederhana dalam Merawat Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026