Mayoritas Anak Muda Lebih Terinspirasi Kakek-Nenek Dibanding Selebriti


Berita Lansia - Mayoritas anak muda lebih terinspirasi kakek-nenek dibandingkan selebriti. Hal itu terungkap dalam sebuah jajak pendapat. 

2024-03-15 21:15:22

Geriatri.id - Mayoritas anak muda lebih terinspirasi kakek-nenek dibandingkan selebriti. Hal itu terungkap dalam sebuah jajak pendapat. 

Menurut dua pertiga dari anak berusia 18 hingga 39 tahun yang disurvei dalam jajak pendapat mengungkapkan bahwa mereka benar-benar tertarik meluangkan waktu untuk mengenal orang yang lebih tua.

Mereka menggambarkan generasi yang lebih tua dengan kata “menarik”, “bijaksana”, dan “berpengalaman”.

Orang dewasa muda juga tidak lagi memberikan stereotip kepada generasi lebih tua. Sebaliknya 88 persen orang dewasa umumnya menghormati orang berusia di atas 65 tahun.

“Kami senang melihat begitu banyak anak muda yang mengakui dan menghargai generasi tua kita,” ujar Patrick Stannah yang melakukan jajak pendapat dikutip dari independent.co.uk. 

“Sering kali lansia digambarkan dengan stereotip sebagai orang tua pemarah. orang-orang yang kesulitan dengan teknologi dan umumnya ketinggalan zaman.

Namun sungguh menggembirakan melihat gambaran tersebut belum diterima generasi muda saat ini yang berusia 18-40 tahun.

“Di samping teladan luar biasa seperti Sir David Attenborough, Dame Judi Dench, dan Sir Paul McCartney, jelas bahwa generasi tua – orang tua, kakek nenek, dan kakek buyut – juga menginspirasi generasi setelah mereka.”

Jajak pendapat lain terhadap 2.000 pensiunan menunjukkan satu dari 10 pensiunan berusia di atas 65 tahun khawatir mereka dianggap ‘membosankan’. Sementara 16 persen merasa mereka dianggap “sudah lewat”.

Satu dari 10 orang menganggap mereka lamban atau lansia, dan 14 persen menganggap mereka “tidak berkomunikasi”.

Namun satu dari lima dari 2.000 generasi muda yang disurvei percaya generasi tua adalah generasi inspiratif dan setengahnya lagi menganggap mereka berpengetahuan luas.


Generasi muda menghormati orang lebih tua karena mereka suka mendengarkan cerita masa lalu yang menggambarkan seperti apa kehidupan dulu.

Seperlima menyukai kenyataan bahwa lansia dapat mengatakan apa yang mereka inginkan, kapan pun mereka mau, tanpa mengkhawatirkan konsekuensinya.

Sebaliknya, seperlima dari lansia berusia di atas 65 tahun berpikir orang lebih muda mungkin tidak tertarik berkomunikasi dengan mereka. Empat belas persen lansia tidak merasa generasi lain akan menganggap hal tersebut tidak menarik.

“Ketika kita berpikir tentang apa yang dialami generasi tua – mulai dari Perang Dunia II, booming pasca perang, hingga krisis ekonomi tahun 70an dan punk, hingga media sosial – mereka melihat laju perubahan yang tidak mungkin terjadi. Tidak mengherankan jika mereka mendapatkan rasa hormat dari generasi muda yang sangat ingin mendengar cerita mereka,” pungkas Stannah.*** 

Ilustrasi - Lansia.(Pixabay)


 


ARTIKEL LAINNYA

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

Radio vs Gadget: Mana yang Lebih Disukai Lansia?

Humor dan Kehangatan: “Obat” Sederhana dalam Merawat Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026