
Geriatri.id - Selama ini, multivitamin dikenal karena berbagai manfaatnya. Namun, sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan manfaat tambahan dari multivitamin, khususnya bagi orang tua berusia di atas 60 tahun, yaitu kemampuannya untuk memperlambat penurunan daya ingat.
Studi tersebut melibatkan lebih dari 3.500 orang lansia yang rutin mengonsumsi multivitamin setiap hari, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya menggunakan plasebo.
Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi multivitamin mengalami penurunan daya ingat yang lebih lambat sebesar 3,1 tahun dibandingkan dengan kelompok plasebo.
Baca juga: Panti Jompo di Singapura Gunakan Terapi Musik untuk Bantu Lansia Penderita Demensia
"Kebanyakan orang tua khawatir tentang perubahan memori yang terjadi dengan penuaan. Penelitian kami menunjukkan bahwa suplementasi dengan multivitamin bisa jadi cara sederhana bagi orang tua untuk memperlambat penurunan daya ingat," ujar Lok-Kin Yeung, penulis utama studi sekaligus peneliti postdoctoral di Columbia University’s Taub Institute for Research on Alzheimer’s Disease and the Aging Brain seperti dikutip dari Health.
Meskipun studi ini memberikan hasil yang positif tentang dampak multivitamin pada daya ingat, para peneliti tetap menekankan bahwa multivitamin seharusnya tidak menjadi satu-satunya sumber dukungan untuk kesehatan otak.
"Suplemen dalam bentuk apapun tidak boleh menggantikan cara lain yang lebih holistik untuk mendapatkan mikronutrien yang sama," ujar rekan penulis studi yang merupakan profesor neuropsikologi di Columbia University’s Vagelos College of Physicians and Surgeon, Dr Adam Brickman.
Mereka menyarankan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengikuti hasil studi tersebut.
"Meskipun multivitamin umumnya aman, orang harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum meminumnya," kata Adam.
Studi lain yang sejalan, yang disebut COcoa Supplement and Multivitamin Outcomes Study (COSMOS) yang dipimpin oleh Brigham & Women’s Hospital and Harvard University, juga menemukan hasil yang serupa.
Lebih dari 2.000 peserta yang terlibat dalam penelitian ini menunjukkan peningkatan kognisi global, memori episodik, dan fungsi eksekutif setelah mengonsumsi suplemen multivitamin mineral selama tiga tahun.
Meskipun demikian, Adam menekankan perlunya penelitian lanjutan karena belum diketahui secara spesifik komponen mana dari multivitamin yang berkontribusi dalam menurunkan penurunan daya ingat pada lansia.
"Ada bukti bahwa orang dengan penyakit kardiovaskular mungkin memiliki tingkat mikronutrien yang lebih rendah yang mana dapat dikoreksi oleh multivitamin," kata Adam.
Baca juga: Jalan Kaki Menyehatkan, Wanita Lansia 63-99 Tahun Butuh Berapa Langkah?
"Tetapi saat ini kami tidak benar-benar tahu mengapa efeknya lebih kuat pada kelompok ini," sambungnya.
Meskipun studi ini menunjukkan manfaat positif multivitamin untuk kognisi, Adam menyarankan agar ada penelitian lebih lanjut, terutama dalam kaitannya dengan penyakit kardiovaskular.
"Penelitian ini belum dirancang untuk menguji mekanisme tertentu," kata Adam.***
Ilustrasi multivatamin untuk lansia. (Pixabay)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri