
Geriatri.id - Merawat lansia penderita kanker bisa menjadi sulit secara emosional dan fisik. Namun, ada juga saat-saat yang menghibur dan bermanfaat.
Seorang caregiver dapat memberikan berbagai jenis dukungan tergantung kebutuhan penderita kanker, termasuk bantuan menjaga emosional, perawatan medis, keuangan dan asuransi atau bertindak sebagai komunikator antara pasien dan tim layanan kesehatan.
Pengasuh bisa dari anggota keluarga, teman, relawan, dan tim perawatan kesehatan.
Berikut tips bagi caregiver yang merawat lansia penderita kanker dikutip .net:
- Buat daftar tugas
Mulailah dengan membuat daftar semua tugas pengasuhan dan urutkan berdasarkan kepentingannya.
Kemudian, gunakan daftar tersebut untuk memutuskan bagaimana membagi tugas antara teman, keluarga, profesional, dan sukarelawan lainnya.
- Bersikaplah proaktif
Ambil kendali dan rencanakan semaksimal mungkin untuk mencegah keadaan darurat di menit-menit terakhir. Ini juga dapat membantu memberikan rasa kendali dan ketertiban.
Buatlah jadwal kerabat, teman, atau sukarelawan lain yang siap sedia kapan dan untuk tugas apa.
Pastikan semua pengasuh yang terlibat memiliki waktu untuk pergi tanpa merasa bersalah atau khawatir.
Pengasuhan jarak jauh membutuhkan lebih banyak perencanaan. Cari tahu bagaimana menjadi pengasuh jarak jauh yang efektif.
- Jadilah pemecah masalah
Identifikasi masalah, cari tahu apa yang dibutuhkan, dan tindaklanjuti. Jangan takut menerima nasihat dan bantuan dari orang lain.
Carilah solusi kreatif sesuai untuk Anda dan orang tercinta.
- Cobalah tetap positif
Memiliki sikap positif dapat membantu menentukan arah semua yang dilakukan. Anda mungkin tidak memiliki kendali atas apa yang terjadi, tetapi dapat mengubah cara bereaksi.
Untuk membantu mengatasinya, bicarakan dengan anggota tim pengasuh lainnya. Anda mungkin juga ingin berbicara dengan teman, penasihat agama atau spiritual, konselor, dan profesional kesehatan.
- Kenali diri sendiri
Kenali kekuatan dan kelemahan sebagai pengasuh. Hal ini memungkinkan Anda menetapkan batasan dan mengetahui kapan harus meminta bantuan.
Penting untuk mengetahui kapan perlu istirahat agar Anda tidak merasa lelah.
Pertimbangkan layanan profesional dan sukarelawan Layanan ini mencakup perawatan di rumah secara profesional, makanan yang diantar ke rumah, dan bantuan dalam aktivitas sehari-hari.
- Merawat emosional penderita kanker
Penting membantu orang tercinta tetap memiliki kendali. Diagnosis kanker mungkin membuat dia merasa tidak punya kendali atas kehidupan.
Mulailah dengan menanyakan apakah Anda dapat membantu tugas atau keputusan tertentu daripada melakukannya sendiri.
- Menyampaikan
Salah satu tugas terpenting perawat adalah berbicara secara terbuka dengan penderita kanker. Pilih waktu yang nyaman untuk berbicara.
Berikan jaminan dia akan menjadi bagian utama dari semua diskusi dan pengambilan keputusan.
Bersikaplah terbuka terhadap perasaan dan pendapatnya. Berikan cukup waktu untuk menjelaskan perasaan Anda sepenuhnya.
- Terimalah keterbatasan seseorang yang sedang sakit parah
Ingatlah seseorang yang baru saja menerima kemoterapi mungkin tidak dapat mencicipi makanan. Atau orang yang sedang menjalani pengobatan pereda nyeri mungkin tidak memperhatikan semua hal kecil.
- Libatkan pengidap kanker dalam aktivitas yang memberikan makna atau kesenangan
Penderita kanker mungkin tidak lagi dapat berpartisipasi aktif dalam aktivitas yang disukainya. Jadi carilah cara lain untuk mendorong keterlibatannya.
Bantu orang tersebut tetap terhubung dengan dunia di luar kanker dan pertahankan perasaan normal.
- Mengumpulkan rincian tentang diagnosis pasien, pengobatan, dan prognosis
Mulailah dengan mempelajari lebih lanjut tentang kanker, termasuk jenis kanker yang diderita pasien.
Banyak kelompok advokasi pasien juga dapat memberikan informasi terkait kanker tertentu. Tanyakan kepada dokter tentang sumber terpercaya lainnya.
Catat janji temu medis, hasil tes, pengobatan dan dosis, gejala dan efek samping, pertanyaan, serta nama dan nomor untuk sumber daya.
- Mempelajari cara memberikan perawatan fisik yang tepat
Beberapa pasien mungkin memerlukan Anda untuk memberikan perawatan fisik seperti mandi, berpakaian, makan, menggunakan toilet, dan berdandan.
- Membantu mengelola keuangan
Merawat penderita kanker mmebutuhkan biaya besar baik bagi pasien maupun perawatnya.
Bicarakan dengan orang tercinta tentang siapa yang akan memberikan layanan medis dan bagaimana layanan tersebut akan dibayar.
- Menangani dokumen hukum
Jika penderita kanker tidak dapat berbicara sendiri, dokumen hukum tertentu dapat memungkinkan orang yang ditunjuk untuk mengomunikasikan keputusan dan keinginan pengobatannya.***
Ilustrasi - Tips caregiver merawat lansia penderita kanker.(Pixabay)
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri