14 Rumah Sakit Rujukan Pelayanan Geriatri Terpadu Tersebar di 12 Provinsi


Berita Lansia - Data Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035 Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan UHH saat lahir dari 69,8 tahun pada tahun 2010 menjadi 70,9 tahun pada 2017.

2024-02-29 05:54:00

Geriatri.id - Sejak tahun 2010 terjadi peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia). Data Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035 Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan UHH saat lahir dari 69,8 tahun pada tahun 2010 menjadi 70,9 tahun pada 2017.

Angka itu diperkirakan meningkat menjadi 72,4 pada tahun 2035 mendatang. 

Peningkatan ini sebagai konsekuensi dari pembangunan kesehatan yang berdampak terhadap penurunan angka kelahiran, angka kesakitan, dan angka kematian serta peningkatan umur harapan hidup (UHH). 

Inilah disebut transisi menuju struktur penduduk tua (ageing population).

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, terjadi transisi epidemiologi dari penyakit menular ke peningkatan penyakit tidak menular (PTM). Ini menyebabkan lansia cenderung mempunyai penyakit multipatologis

Sebagai upaya preventif risiko penyakit tersebut, Kemenkes mendorong percepatan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan lansia di fasilitas kesehatan. 

Kini sudah terdaftar 14 Rumah Sakit rujukan di 12 provinsi yang memiliki pelayanan Geriatri Terpadu.

Empatbelas RS itu adalah RSUP dr. Adam Malik, RSUP dr. M. Jamil, RSUP M. Hosein, RS dr. Cipto Mangunkusumo, RS. dr. Hasan Sadikin, RSUD dr. Sardjito, RSUP dr. Kariadi, RSUD dr. Moewardi, RSUP dr. Soetomo, RSUD dr. Saiful Anwar, RSUP Sanglah, RSUP dr. Wahidin, RSUP Prof. DR. dr. R. D. Kandouw, dan RSUP dr. Soedarso.

Hingga tahun 2017, terdapat sekitar 37,1% Puskesmas atau 3.654 Puskesmas dari 9.754 Puskesmas telah menyelenggarakan pelayanan kesehatan Santun Lansia dan sudah mempunyai 80.353 Posyandu Lansia/Posbindu.


Kepedulian terhadap kesehatan lansia, merupakan perwujudan memberikan jangkauan pelayanan lebih luas serta mewujudkan hak atas kesehatan bagi semua; sebagaimana ditetapkan dalam Pasal 7 Undang-Undang nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Tujuannya agar lansia tetap sehat, bugar, dan berdaya melalui pendekatan Siklus Kehidupan (continuum of care), dimulai sejak masa prahamil, hamil, bersalin dan nifas, bayi, balita, remaja, usia produktif, pra lansia, dan lansia.

Di setiap tahapan siklus kehidupan, ada intervensi kesehatan untuk mewujudkan lansia berkualitas.

Membangun pemahaman publik akan pentingnya hidup sehat menjadi langkah persiapan menuju lansia sehat, mandiri, aktif, dan produktif sejak beberapa generasi sebelumnya.***

Sumber: Kominfo

Ilustrasi - Rumah sakit pelayanan Geriatri Terpadu.(Pixabay)


ARTIKEL LAINNYA

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

Radio vs Gadget: Mana yang Lebih Disukai Lansia?

Humor dan Kehangatan: “Obat” Sederhana dalam Merawat Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026