
Geriatri.id - Seorang wanita lansia berusia 80-an tahun meninggal dunia karena ambulansnya ditolak masuk ke beberapa rumah sakit sebagai dampak mogok massal dokter di Korea Selatan.
Aksi yang telah berlangsung selama sepekan terakhir melibatkan ribuan dokter junior. Mereka memprotes remcana pemerintah menambah jumlah mahasiswa kedokteran dengan alasan akan merugikan kualitas layanan medis.
Pada Jumat 23 Februari 2024 paramedis yang membawa ambulans mencoba menghubungi tujuh rumah sakit di Kota Daejon untuk menjemput lansia itu. Namun permintaan itu ditolak dengan alasan kekurangan staf dan tempat tidur.
Lansia itu sempat dibawa di RS universitas negeri, namun nyawanya tak tertolong. Dia dinyatakan meninggal sesaat setelah tiba di RS.
Atas kejadian tersebut, pejabat pemerintah pada Selasa 27 Februari 2024 menegaskan akan melakukan penyelidikan.
Dilansir BBC, kasus ini merupakan kematian pertama dampak pemogokan dokter yang masih berlangsung.
Akibat mogok massal, ruang gawat darurat menjadi tidak terkendali karena ribuan dokter menolak masuk kerja dan ribuan lainnya telah mengajukan pengunduran diri.
Aksi ini telah berubah menjadi ketegangan politik. Para pejabat mengancam akan mengambil langkah hukum termasuk mencabut izin praktik dokter. ***
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri