
Geriatri.id - Tidak ada batasan usia atau kasta yang menghalangi seseorang untuk terus berbuat baik. Sebuah cerita menginspirasi datang dari seorang wanita lanjut usia atau lansia yang aktif menjadi relawan dan memasak untuk penghuni panti jompo.
Panti jompo atau rumah lansia sering menjadi tempat tinggal bagi orang tua yang terpisah jauh dari keluarga mereka.
Ada banyak alasan mengapa anak-anak memilih untuk menempatkan orang tua mereka di panti jompo, termasuk agar mereka mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Namun, tidak jarang orang tua di panti jompo merasa kesepian karena terpisah dari keluarga mereka.
Untuk membuat penghuni panti jompo merasa lebih bahagia, ada sejumlah relawan yang dengan sukarela datang untuk memberikan hiburan.
Salah satu cerita inspiratif datang dari sebuah panti jompo di Singapura, yang dilaporkan oleh Must Share News.
Di sana, seorang wanita berusia 80 tahun bernama Ho Mui Tee aktif memasak berbagai hidangan segar untuk penghuni panti jompo, dengan bantuan seorang perawat.
Baca juga: Lansia Cenderung Gunakan Emoji dengan Cara Salah
Madam Tee, demikian dia dipanggil, adalah seorang relawan di NTUC Health Henderson Home di Block 117, Bukit Merah View, Singapura. Panti jompo ini memiliki 19 penghuni.
Setiap hari Rabu, Madam Tee menyediakan dan memasak makanan segar untuk penghuni panti jompo tersebut, dengan aksinya dilakukan sekali sebulan pada Rabu terakhir dalam bulan itu.
Madam Tee memulai inisiatif ini sejak 2019, ketika pandemi mulai merebak. Dia ingin berbagi kebaikan dengan penghuni panti jompo serta membantu para perawat yang bekerja keras di sana.
Dia menjelaskan bahwa sehari sebelum memasak di panti jompo, dia akan pergi berbelanja untuk mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan.
Para perawat kemudian membantunya membawa bahan, memasak, dan membersihkan peralatan setelahnya.
Menu yang disiapkan oleh Madam Tee termasuk mie Hokkien, olahan ikan, sup sayuran, dan nasi lemak.
Kadang-kadang, dia juga menyajikan hidangan khusus untuk perayaan seperti Imlek, Natal, dan Tahun Baru.
Baca juga: Penuaan Populasi di Negara Tertua Uni Eropa Picu Kekhawatiran
Madam Tee memiliki keahlian memasak yang didapat dari pengalamannya mengelola sebuah kedai selama 20 tahun.
Setelah pensiun dari bisnisnya pada usia 70 tahun, dia memilih untuk menghabiskan waktunya dengan memasak di panti jompo.
Sebagai seseorang yang sudah lanjut usia, Madam Tee sangat memahami betapa pentingnya memiliki aktivitas yang membuat orang tua merasa terlibat dan bahagia.
Dia juga menikmati momen memasak karena memberinya perasaan kehangatan dan kebersamaan, seperti saat berkumpul dengan keluarga.***
Foto ilustrasi: Lansia berusia 80 tahun masih aktif memasak di panti jompo. (Pixabay)
Video lansia online
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri