Haji Ramah Lansia Harus Menjadi Perhatian Semua Elemen Pemerintah


Berita Lansia - Pelayanan yang ramah lansia diharapkan akan diterapkan di semua sektor. Kementerian Agama (Kemenag) dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2023 dan 2024 mengusung tema Haji Ramah Lansia. 

2024-02-25 00:02:36

Geriatri.id - Pelayanan yang ramah lansia diharapkan akan diterapkan di semua sektor. Kementerian Agama (Kemenag) dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2023 dan 2024 mengusung tema Haji Ramah Lansia. 

Tema Haji Ramah Lansia harus menjadi perhatian semua elemen pemerintah yang terlibat dalam pelaksanaan ibadah haji, salah satunya Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Bidang Kesehatan Haji merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari struktur Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Bidang Kesehatan Haji ini bertanggung jawab menyelenggarakan layanan kesehatan haji selama penyelenggaraan ibadah haji. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Data dari Kementerian Agama menyebutkan jumlah jemaah haji Indonesia tahun 2023 lalu sekitar 221.000 orang. Dari jumlah itu 30% atau sekitar 67.000 jemaah merupakan lansia. 

Dengan banyaknya jumlah jemaah lansia, Kemenkes dituntut memberikan layanan maksimal terutama kepada mereka. 

Layanan kesehatan haji yang diberikan Kemenkes melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi tahun 2023 terdiri dari enam layanan. 

1. Tenaga Kesehatan Haji (TKH)

Tenaga Kesehatan Haji terdapat di setiap kloter haji, terdiri dari 1 dokter dan 2 perawat. 

Tugas TKH memberikan layanan yang bersifat medis hingga rujukan, promotive dan preventif, serta pengawasan sanitasi dan makan. 

2. Tim promosi kesehatan 

Tim promosi kesehatan memberikan penyuluhan, deteksi dini dan perlindungan secara spesifik kepada jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. 

Tim ini akan memberikan pelayanan langsung kepada jemaah haji di penginapan jemaah haji, area Masjid, Arafah serta di Mina.

3. Tim kegawatdaruratan medik


Tim kegawatdaruratkan bertugas melaksanakan deteksi dini kegawatdaruratan serta memberikan pelayanan respon kegawatdaruratan di klinik sektor, sektor khusus, hingga Arafah serta di Mina

4. Kantor Kesehatan Haji (KKHI)

KKHI merupakan fasilitas pelayanan kesehatan di 3 daerah kerja (Daker) yaitu Makkah, Madinah serta Bandara. 

Fasilitas pelayanan kesehatan ini memberikan pelayanan kesehatan yang bersifat observasi, rawat jalan hingga rawat inap.

Selain di KKHI, juga disiapkan fasilitas kesehatan berupa pos kesehatan bandara dan pos kesehatan yang berada di Sektor, Arafah, Muzdalifah, Mina serta Jamrah.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

5. Tim sanitasi dan pengawasan makanan 

Tim sanitasi dan pengawasan makanan bertugas untuk inspeksi kesehatan lingkungan, penyelidikan surveilans dan penanganan KLB di KKHI dan penginapan jemaah haji, hingga pengawasan makanan di dapur catering. 

6. Tim Obat dan Perbekalan Kesehatan

Tim Obat dan Perbekalan Kesehatan bertugas memastikan pengadaan, pengelolaan, dan distribusi obat serta perbekalan kesehatan.

Ilustrasi - Jemaah haji lansia.(Dok.Kemenag)

Video Lansia Online'


ARTIKEL LAINNYA

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

Radio vs Gadget: Mana yang Lebih Disukai Lansia?

Humor dan Kehangatan: “Obat” Sederhana dalam Merawat Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026