Kenali 4 Tanda Orang Bakal Berumur Panjang


Berita Lansia - Siapa yang ingin berumur panjang dalam keadaan sehat? Sebagian besar orang mungkin menginginkannya. Benarkah gaya hidup sehat dan pola makan sehat adalah resep panjang umur?  

2024-02-22 23:04:02

Geriatri.id - Siapa yang ingin berumur panjang dalam keadaan sehat? Sebagian besar orang mungkin menginginkannya. Benarkah gaya hidup sehat dan pola makan sehat adalah resep panjang umur?  

Sebuah penelitian menunjukkan empat tanda seseorang akan berumur panjang. Apa saja? 

1. Kesenjangan usia retina

Apa itu kesenjangan usia retina? Kesenjangan retina adalah perbedaan usia biologis retina dengan umur kronologis seseorang.

Menurut riset Centre for Eye Research Australia, ini menjadi salah satu indikasi awal yang menentukan seseorang berumur panjang. Penelitian ini dirilis British Journal of Ophthalmology. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Faktor kesenjangan usia retina dihubungkan dengan mikrovaskulatur retina yang menunjukkan seberapa sehat otak dan sistem peredaran darah seseorang.

Hasil riset menunjukkan usia retina yang besar berhubungan dengan risiko kematian 49-76 persen.

2. Jalan kaki secara rutin

Sebuah penelitian yang dirilis JAMA International Medicine menunjukkan hubungan antara jalan kaki dan umur panjang. 

Jalan kaki tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh tetapu juga untuk kesehatan jiwa.

Manfaat kesehatan itu daoat meningkatkan peluang seseorang berumur panjang. 

Wanita yang berjalan kaki minimal 4.400 langkah setiap hari berpotensi menurunkan angka kematian selama masa tindak lanjut 4,3 tahun dibanding mereka yang tidak terlalu aktif atau hanya  berjalan 2.700 langkah setiap hari.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 16.700  wanita partisipa. Usia rata-rata mereka 72 tahun. Langkah harian mereka diukur selama tujuh hari.

3. Tes keseimbangan 


Sebuah studi British Journal of Sports Medicine mengungkap hubungan keseimbangan tubuh dengan panjang umur. 

Menurut studi itu, orang paruh baya atau lebih tua yang tidak dapat menyeimbangkan tubuh ketika mengangkat satu kaki selama 10 detik, dua kali lebih besar kemungkinannya meninggal dalam waktu 10 tahun, dibanding yang dapat melakukannya.

Studi itu melibatkan 1.700 partisipan berusia 51-75 tahun. Mereka diminta berdiri dengan satu kaki terangkat selama 10 detik. Pandangan fokus ke depan dengan kedua tangan di sisi tubuh.

Setiap partisipan mendapat kesempatan tiga kali untuk melakukannya. Hasilnya, satu dari lima partisipan gagal dalam tes keseimbangan.

4. Kecepatan berjalan

Ada cara cepat untuk menentukan seberapa besar kemungkinan orang dewasa akan berumur panjang. Cara itu berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Cachexia Sarcopenia and Muscle.   

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Tiago da Silva Alexandre, profesor di Departemen Gerontologi UFSCar dan peneliti utama penelitian itu mengungkapkan, dengan mengukur kecepatan berjalan saja sudah cukup untuk memprediksi efisiensi hilangnya kapasitas fungsional pada orang dewasa lebih tua. 

"Ini memungkinkan tidak hanya terapis fisik, dokter, dan ahli geriatri, tetapi juga profesional kesehatan mana pun untuk mendeteksi risiko," katanya.***

Ilustrasi - Tanda-tanda orang bakal berumur panjang.(Pixabay) 

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Pemerintah Dorong “Care Economy” untuk Lansia

Ketika Lansia Diajak Jalan-Jalan di HLUN 2026

Industri Robot Lansia di China Kian Melaju

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026