Vaksinasi Pada Lansia


seiring pertambahan usia, lansia juga mengalami masalah pada respon imun

2019-10-24 08:25:21

Oleh: dr. Wiwit Agung SNC, SpPD, KGER, FINASIM

geriatri.id - Badan Pusat Statistik telah memprediksi, Indonesia akan mengalami lonjakan populasi usia lanjut. Data BPS mengungkapkan, pada tahun 2035, diperkirakan total penduduk berusia lanjut akan mencapai 48,2 juta orang atau 15,8% dari total populasi. Hal ini terjadi akibat semakin tingginya usia harapan hidup manusia Indonesia di angka 72,2 tahun di tahun 2030-2035.

Dibalik lonjakan jumlah lansia tersebut, terdapat pula risiko-risiko kesehatan yang akan dihadapi penduduk berusia lanjut. Salah satunya adalah penyakit-penyakit yang memerlukan vaksinasi untuk pencegahannya seperti influenza, pneumonia, dan herpes zoster (cacar api). Di satu sisi, peningkatan cakupan vaksinasi bagi lansia penting karena merupakan salah satu cara untuk mencapai healthy aging. 

Di sisi lain, seiring pertambahan usia, lansia juga mengalami masalah pada respon imun yang semakin menurun yang berkorelasi dengan kerentanan terhadap penyakit menular dan terjadi peningkatan risiko rawat inap. Misalnya infeksi saluran pernapasan bagian bawah yang menjadi penyebab kematian nomor empat paling sering di negara maju dengan sekitar 75% kasus kematian terjadi pada orang tua berusia di atas 60 tahun.

Kondisi ini membuat pertanyaan kemudian muncul, apakah orang lanjut usia memerlukan vaksinasi? Fakta mengungkapkan, di Amerika Serikat, diperkirakan 40 ribu-80 ribu orang meninggal setiap tahun akibat penyakit yang dapat dicegah oleh vaksin (Vaccine Prefentable Desease--VPD). Mayoritas VPD dan 99% kematian akibat VPD terjadi pada lansia. 

Tantangan vaksin untuk lansia:

- penurunan respons imun
- beberapa vaksin kurang imunogenik, sehingga efektivitas pada lansia menurun
- strategi baru untuk meningkatkan efektivitas vaksin
- beberapa vaksin memiliki keterbatasan

Namun, pada beberapa penyakit, berdasarkan penelitian, vaksinasi masih efektif bagi lansia, khususnya pada penyakin pneumonia dan herpes zoster. Meski demikian tetap diperlukan strategi baru untuk meningkatkan efektivitas vaksin bagi lansia, untuk menghindari penyakit berbahaya yang bisa dicegah dengan vaksin.

lansia,vaksin,geriatri,merawat lansia,rawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Kehidupan Lansia yang Menginspirasi Lewat 5 Drama Cina

Tetap Aktif, Tetap Sehat: Kunci Menjaga Jantung di Usia Lanjut

Cara Memilih Tensimeter yang Cocok di Rumah

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026