
Oleh: dr. Noto Dwimartutie, SpPD, KGer
geriatri.id - Proses menua mengakibatkan penurunan atau pelemahan fungsi pada tubuh. Beberapa proses pelemahan ini dapat berpengaruh pada asupan gizi bagi lansia. Penurunan fungsi tubuh dapat mempengaruhi lansia untuk mengasup nutrisi yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan fisiknya.
Beberapa penurunan fungsi yang dapat mempengaruhi asupan gizi pada lansia dalah sebagai berikut:
1. Menurunnya kemampuan saraf-saraf sensorik misalnya sensor pengecap atau perasa di lidah, dapat mempengaruhi nafsu makan. Demikian pula dengan menurunnya sensor penciuman yang juga bisa mempengaruhi nafsu makan.
Kemudian, menurunnya kemampuan penglihatan dan juga pendengaran, akan mempengaruhi kemampuan untuk membeli atau menyediakan makanan.
Kemudian persoalan pada mulut seperti masalah pada gigi juga membuat lansia mengalami kesulitan untuk mengunyah makanan, menyebabkan peradangan, hingga memperburuk kualitas asupanan makanan.
2. Berkurangnya aktivitas fisik. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan secara cepat lean body mass (LBM) atau berat seluruh komponen yang ada dalam tubuh (cairan,tulang,organ,otot) kecuali lemak, dan juga dapat menghilangkan selera makan.
3. Penuaan juga membuat terjadinya pengurangan atau hilangnya massa dan kekuatan otot (sarcopenia). Dampaknya adalah berkurangnya kemampuan fungsional tubuh seperti tangan dan kaki sehingga memerlukan bantuan untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari, termasuk makan
4. Lansia umumnya juga memiliki gangguan psikososial seperti merasa sendiri atau terisolasi. Perasaan seperti ini juga dapat menurunkan selera untuk makan.
5. Persoalan lingkungan baik keluarga maupun masalah finansial. Lansia dengan masalah sosial dan finansial memiliki akses terbatas untuk mendapatkan makanan yang layak dan juga makanan dengan gizi yang berkualitas.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri