
Geriatri.id - Setiap tahunnya keberangkatan jemaah haji akan didominasi jemaah lansia. Tren ini dapat disikapi KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) dengan penyelenggaraan manasik haji yang ramah lansia.
“Dengan mekanisme pendaftaran sepanjang tahun yang kita lakukan selama ini, artinya siapa saja yang punya uang bisa berangkat. Ini menyebabkan kedepannya setiap tahun penyelenggaraan haji akan didominasi jemaah lansia,” ujar Direktur Bina Haji pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Arsad Hidayat saat menghadiri Seminar Nasional Gerakan Kesadaran Nasional Berhaji Mampu dan Sehat di Jakarta Selatan, Kamis 21 Desember 2023.
Arsad mengatakan perlu adanya sebuah pendekatan manasik yang baru, yaitu manasik ramah lansia. Buku Pedoman Manasik Haji Khusus Lansia dari Kementerian Agama dapat menjadi pedoman bagi pihak KBIHU untuk membimbing jemaahnya.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Saat ini Kementerian Agama telah memberlakukan kebijakan istithaah kesehatan bagi jemaah haji sebelum melakukan pelunasan. Ini disebabkan tingginya angka kematian jemaah haji Indonesia pada operasional haji lalu.
“Ada evaluasi yang kita lakukan terhadap kondisi kemarin, dimana angka kematian jemaah adalah yang tertinggi dalam sejarah haji yang kami alami, ditambah mereka yang dirawat di Rumah Sakit dan Klinik Kesehatan di Arab Saudi pasca operasional haji, total jemaah wafat mencapai angka 820,” terang Arsad dikutip dari haji.kemenag.go.id.
Karena itu, kebijakan haji tahun 2024 nanti, jemaah harus sehat dulu baru bisa melunasi Bipih. Tujuannya agar jemaah yang berangkat merasa nyaman.
Sekretaris Jenderal FK KBIHU Cepi Supriatna mengungkapkan ada lebih dari 70% jemaah haji Indonesia yang terafiliasi dengan KBIHU.
Ini menjadikan peran KBIHU sangat penting dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji dan pelaksanaan ibadah oleh jemaah di Tanah Suci.
“Lebih dari 70% jemaah Haji indonesia berafiliasi kepada KBIHU, artinya mabrur tidaknya haji jemaah tergantung pada KBIHU-nya juga,” kata Cepi.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Pihaknya siap berkomitmen untuk memperkuat ekosistem perhajian Indonesia melalui sinkronisasi kebijakan yang dikeluarkan, termasuk penerapan istithaah kesehatan jemaah haji sebelum pelunasan Bipih.
“Ini adalah salah satu upaya untuk mendapatkan kondisi kesehatan yang diharapkan oleh jemaah sendiri, sehingga pada akhirnya mereka pun dapat melunasi Bipih,” pungkasnya.***
Foto: Jemaah haji lansia di Tanah Suci.(haji.kemenag.go.id)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri