
Oleh: dr. IGP Suka Aryana, SpPD, KGer, FINASIM
Geriatri.id - Berdasarkan pengertian dari WHO, sindrom metabolik adalah kondisi dimana seseorang memiliki tekanan darah tinggi, obesitas sentral dan dislipidemia (kondisi yang terjadi saat kadar lemak dalam aliran darah terlalu tinggi atau terlalu rendah)dengan atau tanpa hiperglikemik yang dapat berisiko tinggi menyebabkan penyakit jantung koroner, penyakit kardiovaskular, diabetes, disabilitas dan mortalitas.
Selain faktor genetis, sindrom metabolik pada lansia terjadi karena faktor penuaan yang mengakibatkan penurunan aktivitas fisik.
Penuaan, menyebabkan penurunan ukuran serat otot, di mana pada tingkat sel dikenal sebagai otot I (daya tahan) dan serat otot tipe II (kekuatan) tipe I.
Sindrom metabolik juga bisa dipicu oleh kebiasaan merokok, konsumsi makanan padat energi, penyakit, lingkungan dan stres.
Sindrom metabolik ditandai dengan gejala:
1. Insulin Resistance (resistensi insulin)
2. Obesitas
3. Timbunan lemak
4. Peningkatan tekanan darah
Pada gilirannya, sindrom metabolik dapat menimbulkan berbagai gangguan seperti:
- lemah fisik
- kelelahan,
- kelambanan
- kehilangan berat badan
Gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan dari kondisi di atas adalah:
- jatuh
- disabilitas
- ketergantungan
- kematian.***
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri