
Geriatri.id - Penipuan online tidak hanya menyasar orang muda dan dewasa tetapi juga lanjut usia (lansia). Di Amerika Serikat (AS), tren jumlah lansia yang terjerat penipuan online meningkat.
Lebih dari 80 ribu korban penipuan online itu adalah lansia berusia di atas 60 tahun.
"Kejahatan pada lansia dengan target beberapa orang paling rentan di masyarakat," ujar Agen Khusus Penanggung Jawab Kantor Lapangan FBI Springfield, David Nanz dikutip dari laman resmi FBI, Jumat 6 Oktober 2023.
Laporan Internet Crime Complaint Center's 2022 Elder Fraud menyebut jumlah kerugian kasus penipuan online pada lansia meningkat 84 persen.
FBI mengungkapkan mayoritas kerugian kasus penipuan online pada lansia disebabkan penipuan investasi yang melibatkan mata uang kripto.
Kerugian akobat kasus penipuan online pada lansia mencapai 3,1 miliar dolar AS.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Modus yang digunakan penipu dalam menjerat lansia dengan pura-pura memberikan dukungan teknis atau mengirimkan email seolah-olah dari sumber yang mereka kenal.
Bagaimana cara menghindari penipuan online pada lansia?
- Hancurkan kartu kredit yang sudah tidak terpakai
- Putus akses internet dan matikan perangkat saat melihat pesan pop-up atau layar kunci.
Pesan itu kerap digunakan penipu untuk menyebarkan software berbahaya
- Hati-hari dengan telepon, mail, dan layanan door-to-door
- Tidak sembarangan memberikan informasi pribadi lewat telepon, mail atau internet
- Pastikan semua komputer memiliki anti virus, software keamanan dan proteksi malware terbaru
- Jika ingin berinvestasi, diskusikan dengan anggota keluarga, teman dekat atau konsultan keuangan
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
- Buat semua rencana dan pembelian secara tertulis
- Jangan membayar layanan lewat kartu hadiah prabayar atau mata uang kripto.***
Ilustrasi - Kasus penipuan online pada lansia.(Pixabay)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri