
Geriatri.id - Siapa yang tidak ingin memiliki tubuh sehat dan bugar hingga lanjut usia (lansia)? Namun selain tubuh sehat, lansia juga harus merasa bahagia.
Kesehatan dan kebahagiaan merupakan dua hal yang tak terpisahkan.
Untuk sehat, orang harus merasa bahagia dan sebaliknya.
Banyak orang mengira, lansia tidak bisa merasa bahagia. Padahal, sebenarnya orang bisa bahagia tanpa tergantung usia.
Kebahagiaan merupakan hal yang penting bagi lansia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Berikut beberapa faktor yang dapat membuat lansia merasa bahagia:
1. Kegiatan beragam
Banyak lansia merasa bosan karena sudah tidak memiliki pekerjaan atau kesibukan seperti saat muda.
Untuk mengatasi itu, lansia harus tetap aktif dan produktif dalam berkegiatan.
Kegiatan yang bermanfaat dapat membuat lansia mendapatkan kepuasan.
Kondisi ini berdampak positif terhadap kesehatan mental dan fisik mereka.
2. Memiliki banyak teman
Umumnya depresi dialami lansia yang menyendiri dan tidak punya teman.
Lansia membutuhkan teman bicara atau berkegiatan bersama untuk bahagia.
Bersosialisasi dengan banyak orang dapat membantu menjaga kesehatan mental dan emosional.
3. Merasa dibutuhkan
Salah satu kebahagiaan lansia ketika merasa dirinya dibutuhkan.
Anggapan yang berkembang di masyarakat, lansia tidak mampu lagi melakukan banyak hal sehingga lebih membutuhkan bantuan dari orang lain.
Padahal, lansia masih ingin dibutuhkan dan berguna bagi orang lain.
4. Kesempatan menambah pengetahuan
Belajar tak mengenal usia sehingga lansia tetap harus belajar.
Dengan begitu, lansia menjadi lebih aktif.
Kondisi ini dapat meningkatkan rasa puas dan rasa bahagia yang membantu menjaga kesehatan mental mereka.
5. Bagian dari komunitas
Salah satu penyebab lansia merasa kesepian karena tidak merasa menjadi bagian dari komunitas manapun.
Padahal, dengan menjadi bagian dari komunitas akan membantu lansia merasa diterima.
Ini akan memunculkan perasaan bahagia.
Faktor enghambat kebahagiaan lansia
Umumnya lansia menghadapi banyak tantangan seiring dengan bertambahnya usia.
Situasi ini sering bisa membuat lansia tidak bahagia.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Berikut beberapa faktor penghambat lansia bahagia:
1. Masalah kesehatan
Lansia dengan penyakit serius hingga disabilitias akan mengalami perubahan fisik.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan depresi.
2. Kesepian
I'mBanyak lansia merasa kesepian karena tinggal sendirian. Salah satu penyebabnya karena pasangannya telah meninggal dunia.
Kondisi ini membuat lansia merasa sedih dan kesepian, bahkan depresi.
3. Tidak memiliki tujuan hidup
Banyak lansia merasa sudah tidak memiliki tujuan hidup. Kondisi ini membuat mereka semakin kehilangan arah.
4. Takut dengan kematian
Banyak lansia merasa takut dan khawatir dengan kematian dan masalah finansial atau kesehatan.
Rasa takut ini membuat lansia semakin sulit merasa bahagia.
5. Kehilangan orang terdekat
Kehilangan pasangan, keluarga atau teman bisa memicu rasa kehilangan, kesepian hingga depresi.***
Ilustrasi - Pasangan lansia sehat dan bahagia.(Pixabay)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri