Ramai Soal Richard Lee, Apa Itu BPA dan Bahayanya Bagi Kesehatan?


Berita Lansia - Influencer kesehatan dr. Richard Lee beberapa waktu lalu menyoroti bahaya kemasan galon air minum yang mengandung Bisphenol A (BPA).

2023-10-04 09:56:41

Geriatri.id - Influencer kesehatan dr. Richard Lee beberapa waktu lalu menyoroti bahaya kemasan galon air minum yang mengandung Bisphenol A (BPA).

Dilansir dari MayoClinic, BPA adalah bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik polikarbonat dan resin epoksi. 

Richard Lee mengingatkan untuk menghindari minuman galon berbahan polikarbonat. 

Menurut dia, di Eropa kemasan galon minuman menggunakan polikarbonat sudah dilarang. 

"Setelah aku pelajari di Eropa itu sudah dilarang penggunaan minuman galon menggunakan polikarbonat seperti ini karena ada cemaran BPA-nya," ujarnya dalam unggahan video di akun Instagram @dr.richard_lee.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Richard Lee mengimbau kaum ibu untuk tidak lagi menggunakan galon yang mengandung BPA di rumah. 

Sebagai gantinya, dia menyarankan mereka untuk menggunakan galon PET atau galon kemasan plastik transparan. 

"Saya harapkan semua wanita Indonesia, emak-emak di luar sana untuk stop menggunakan galon yang berpolikarbonat. Kalian silahkan boleh menggunakan galon tapi gunakan galon yang PET atau kemasan plastik yang transparan." 

"Kalian kebayang enggak minuman bayi botol minuman termos di mana-mana kita cari yang bebas BPA tapi untuk isinya airnya dari galon yang ada BPA-nya. Kalian kebayang enggak ketika datang ke restoran kita ngarepin minum-minuman sehat, jus, teh tapi airnya menggunakan air minuman kemasan galon yang di dalamnya ada BPA-nya."  

Bahaya Bisphenol A 


BPA adalah salah satu zat kimia yang terkandung dalam plastik. Amerika Serikat (AS), Prancis, Australia, Denmark, Swedia dan Malaysia telah melarang penggunaan produk yang mengandung BPA. 

BPA telah digunakan dalam industri kemasan sejak 1950an seperti botol minum, botol bayi, kemasan air minum dan lain-lain. 

Dikutip dari Healthline, BPA bisa masuk ke tubuh ketika orang mengonsumsi makanan atau minuman dari kemasan plastik mengandung BPA.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Paparan BPA dalam konsentrasi tinggi berbahaya bagi kesehatan karena kinerja tubuh bisa terganggu. 

Beberapa potensi bahaya BPA diantaranya meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.  

Untuk menghindari potensi bahaya BPA bisa menggunakan produk berlabel “BPA free” dan menghindari makanan dan minuman dengan wadah plastik berkode nomor 3 atau 7.***

Ilustrasi - Galon air kemasan.(Dok.KLHK)

Video Lansia Online

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,geriatri,berita lansia,bahaya BPA

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026