
Geriatri.id - Merawat lansia bukan hal mudah karena usia lansia berarti memasuki fase kehidupan dengan penurunan kemampuan fisik, kognitif dan afektifdari waktu ke waktu.
Karena itu merawat lansia perlu kesadaran dan pemahaman baik dari lansia itu sendiri, keluarga dan masyarakat.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati, mengatakan lansia merupakan suatu proses alami dan akan dialami setiap manusia dalam fase kehidupannya.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Untuk dapat mempertahankan fungsi-fungsi fisik dan psikis perlu dipersiapkan dengan baik oleh lansia maupun keluarganya sejak usia pralansia.
Dengan begitu nantinya terwujud lansia sehat, aktif, mandiri, dan produktif yang disebut dengan lansia tangguh.
Kelompok BKL (Bina Keluarga Lansia) merupakan salah satu wadah yang dekat dengan masyarakat untuk dapat menciptakan kesadaran dan pemahaman tersebut.
Pada tahun 2023, sebanyak 1.360 kelompok BKL yang menjadi target ProPN di seleuruh Jawa Timur memperoleh pembinaan 7 Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi Lansia.
Kegiatan dilakukan serentak mulai 11-15 September 2023 di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, dihadiri oleh perwakilan Kelompok BKL dan Penyuluh KB di kabupaten/kota.
Para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan terkait kelanjutusiaan dari para narasumber professional, yaitu mengenai Pengelolaan Stress pada Lansia serta Penanganan Kegawatdaruratan Sederhana pada Lansia.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta memiliki wawasan serta keterampilan dasar sederhana mengenai bagaimana cara mewujudkan lansia yang sehat secara fisik dan mental yang dapat mereka sebarluaskan kepada anggota kelompok BKL lainnya.
Sehingga, setiap lansia dan keluarganya mampu menjaga diri mereka dan menjadi lansia yang bermartabat hingga akhir hayat,” ujar Erna.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008, Lansia adalah seseorang yang telah berusia 60 tahun ke atas.
Dalam hampir lima dekade, persentase penduduk lansia di Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat (1971-2021).
Begitu juga di Jawa Timur yang menjadi 13,21 persen atau 4.784.309 jiwa dari total jumlah penduduk 36.195.515 jiwa berdasarkan hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021.
Jumlah lansia di Indonesia termasuk dalam lima besar negara dengan jumlah penduduk lansia terbanyak di dunia di bawah Cina, India, dan Jepang.
Menurut proyeksi penduduk BPS tahun 2020, pada tahun 2045 jumlah penduduk lansia di Indonesia diperkirakan seperlima dari total penduduk Indonesia.
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia sebenarnya merupakan salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan manusia, yaitu adanya peningkatan usia harapan hidup.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Ini berarti adanya perbaikan kualitas kesehatan dan kondisi sosial masyarakat yang semakin baik.***
Sumber: Kominfo Prov Jatim
Ilustrasi - Menyiapkan lansia tangguh dan bermartabat.(Pixabay)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri