Lansia Inspiratif: Tetap Semangat Belajar di Usia 110 Tahun


Berita Lansia - Belajar tidak mengenal usia. Seorang wanita Arab Saudi masih bersemangat kembali ke sekolah meski telah berusia 110 tahun. Wanita lansia itu adalah Nawda Al-Qahtani.

2023-08-09 21:43:16

Geriatri.id - Belajar tidak mengenal usia. Seorang wanita Arab Saudi masih bersemangat kembali ke sekolah meski telah berusia 110 tahun. 

Wanita lanjut usia (lansia) itu adalah Nawda Al-Qahtani. Dia memiliki empat anak, anak tertuanya berusia 80 tahun dan termuda berusia 50-an. 

Lansia ini mengikuti program pemberantasan buta huruf dengan bantuan Pusat Al-Rahwa di Provinsi Umwah. 

Sejak beberapa minggu lalu, setiap hari dia bersama lebih dari 50 orang lainnya belajar di sekolah.

Di sekolah itu, siswa dari segala usia diajarkan dasar-dasar alfabet dan ayat-ayat Al-Quran.

Kepada Arab News, dia mengatakan belajar membaca dan menulis telah mengubah hidupnya.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Al-Qahtani mengatakan mengaku menikmati pelajaran yang diberikan. Dia selalu menyelesaikan pekerjaan rumahnya.

Kantor Kementerian Pendidikan di Bisha membagikan postingan di X tentang Al-Qahtani.

Lansia ini menyampaikan terima kasih karena dirinya diikutrsertakan dalam kelas pemberantasan buta huruf. Dia mengakui, belajar saat lansia bukan masalah sederhana. 

“(Ini) masalah yang sulit, terutama bagi seseorang berusia di atas 100 tahun,” ujarnya.


Al-Qahtani mengungkapkan, dirinya sudah lama ingin belajar baca tulis tetapi selalu tertunda.

Penundaan itu, lanjut dia, bukan karena alasan pribadi tetapi karena isolasi geografis.

Semangat Al-Qahtani untuk belajar mendapat dukungan dari keempat anaknya. 

Mohammed, putra Al-Qahtani yang berusia 60 tahun mengatakan dirinya rutin mengantar ibunya ke pusat pelatihan setiap pagi dan menjemputnya di akhir kelas.

“Kami tentu tahu ini tidak mudah bagi ibu yang sudah berusia lebih dari 110 tahun. Namun sebuah langkah yang membuat seluruh anggota keluarga merasa bangga,” katanya. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Saat ini pemerintah provinsi hanya memiliki satu sekolah menengah untuk perempuan.

Al-Qahtani berharap pemerintah akan mendirikan lebih banyak sekolah untuk pendidikan umum tidak ada orang buta huruf.

“Kami ingin provinsi bebas dari buta huruf. Setiap orang harus bergandengan tangan memberantas buta huruf, mendapatkan  pendidikan formal dan membantu mereka mendapatkan kesempatan kerja di masa depan,” harapnya.***

Ilustrasi - Lansia inspiratif.(Pixabay)

Video Lansia Online:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,geriatri,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026