Menkes Minta Poltekkes Kembangkan Penelitian Diabetes


Berita Lansia - Menteri Kesehatan Budi G.Sadikin meminta orientasi riset dan inovasi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) mendukung agenda transformasi kesehatan 6 pilar. Salah satu penelitian yang bisa dikembangkan adalah penyakit diabetes.

2023-07-20 20:47:02

Geriatri.id - Menteri Kesehatan Budi G.Sadikin meminta orientasi riset dan inovasi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) mendukung agenda transformasi kesehatan 6 pilar. Salah satu penelitian yang bisa dikembangkan adalah penyakit diabetes.

Di Indonesia, jumlah penderita diabetes mencapai 20 juta orang. Namun baru sekitar 5 juta orang yang teridentifikasi.

Hal ini memicu kekhawatiran karena diabetes merupakan penyakit yang dapat memicu komplikasi penyakit lain seperti gagal ginjal, stroke, jantung dan penyakit berbahaya lainnya.

Penyakit-penyakit itu berisiko tinggi menyebabkan angka kematian dan pembiayaan kesehatan yang besar.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Melalui penelitian, Menkes meyakini dapat menjadi jalan untuk melakukan intervensi diabetes dengan cepat dan tepat.

''Lakukan riset yang benar, sebenarnya berapa jumlah penderita diabetes di Indoensia. Lalu ditindaklanjuti, kenapa kok jumlahnya bisa banyak.

Dari penelitian ini kita bisa gunakan datanya untuk membuat kebijakan yang tepat,'' ujar Menkes saat melantik 32 orang menjadi Dewan Pengawas pada 14 Poltekkes.

Pengukuhan dilakukan secara hybrid di Gedung Sujudi, Kemenkes, pada Jumat 14 Juli 2023.

Dalam kesempatan itu, Menkes menyampaikan tiga pesan utama untuk direksi Poltekkes di seluruh Indonesia.

Pertama, menciptakan tenaga kesehatan berkualitas.


Menurut dia, Poltekkes sebagai salah satu UPT Kemenkes terbesar di Indonesia harus mampu menciptakan lulusan unggul dan berdaya saing tinggi baik di dalam maupun luar negeri.

Menkes menjabarkan salah satu indikator untuk melihat tingkat keberhasilan lulusan Poltekkes adalah banyaknya lulusan yang bekerja di luar negeri dan bekerja di rumah sakit maupun institusi kesehatan ternama di dalam negeri. 

Sebaliknya jika serapannya rendah, produk tenaga kesehatan yang dihasilkan belum memenuhi standar yang dibutuhkan negara maupun instansi tujuan.

''Produk Poltekkes harus bagus, artinya lulusannya harus baik. Cara ngitungnya gampang. Dilihat berapa banyak lulusan perawatnya yang bekerja di luar negeri dan bekerja di tempat-tempat ternama. Karena kebutuhan di luar negeri itu besar, orang Indonesia itu sedikit sekali, karena tidak masuk standar mereka,'' kata Menkes.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Kedua, melakukan riset dan inovasi yang mendukung agenda transformasi kesehatan. Menkes menilai kualitas riset dan inovasi yang dilakukan Poltekkes relatif masih rendah.

Ketiga, keberadaan Poltekkes harus memberikan manfaat nyata untuk masyarakat.

Salah satunya dengan memastikan jumlah tenaga kesehatan di daerah Poltekkes itu, cukup dan lengkap.


Menkes meyakini kelengkapan dan kecukupan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan akan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dengan begitu, derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya bisa dicapai.

''Sebagus apapun gedung yang dibuat, kalau tenaga kesehatannya tidak cukup, menurut saya itu nilainya kurang.

Karena tugas Poltekkes itu menciptakan tenaga kesehatan, kalau tidak cukup itu jadi tanggung jawab Direksi Poltekkes di daerah tersebut,'' tegas Menkes.***

Ilustrasi: Pemeriksaan kadar gula darah.(Pixabay)

Video Lansia Online:

penyakit lansia,lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,geriatri,berita lansia,merawat lansia,kesehatan lansia,diabetes,lansia diabetes

ARTIKEL LAINNYA

Cegah Ompong? Gampang Kok Asal Rajin

Pengalaman Saya di Tanah Suci

Pendamping Lansia Agar Selalu Memperhatikan Kesehatan Diri Juga

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026