
Geriatri.id - Musim haji tahun 2023 menjadi tahun luar biasa menyenangkan bagi Muhammad Taher Abdussalam.
Pria berusia seabad (100 tahun) ini akhirnya bisa menuju tanah suci untuk menjalankan ibadah haji untuk pertama kalinya.
Sebelumnya, Taher sudah dua kali gagal berangkat ke tanah suci.
Pertama saat pandemi COVID-19 melanda dunia dan tahun lalu saat pemerintah Arab Saudi masih membatasi umur jemaah maksimal 65 tahun.
"Alhamdulillah, saya bahagia sekali bisa melaksanakan ibadah haji kali ini, semoga semuanya berjalan lancar," ujarnya dikutip dari laman Kemenag.
Untuk mewujudkan keinginannya menjalankan ibadah haji, Taher rela menjual tanahnya untuk melunasi Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).
Bagi Taher, ini bukan kali pertamanya ke Arab Saudi. Dia mengaku sudah dua kali melaksanakan ibadah umrah.
"Alhamdulillah saya juga sudah pernah umrah dua kali, hadiah dari anak-anak saya," ucapnya.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Pria kelahiran Tampeng, Gayo Lues tahun 1923 itu berangkat sendiri tanpa didampingi keluarganya.
Dia sangat yakin dengan kondisi kesehatannya untuk menjalankan ibadah haji tahun ini meski tanpa pendamping.
"Untuk apa takut pergi sendiri, saya sudah pernah umrah dan merantau di Pulau Jawa seperti Jogja, Bandung dan Jakarta.
Bahkan sebelum Indonesia merdeka saya sudah di sana," ungkap Taher.
Taher adalah seorang petani kopi seperti kebanyakan masyarakat lainnya di Gayo Lues. Dia juga pernah membudidayakan coklat dan kemiri.
Dia mengaku tidak pernah mengenyam pendidikan selama hidupnnya.
Satu-satunya program yang pernah diikutinya adalah Pemberantasan Buta Huruf (PBH) yang dicanangkan Presiden Soekarno.
Saat ini, keinginan Taher hanyam menjalankan ibadah haji. Seluruh hartanya sudah diwariskan untuk anak-anaknya.
"Semua harta saya sudah saya bagikan kepada anak-anak saya. Saya sudah tua, saat ini saya hanya mau fokus untuk beribadah," kata Taher.
Taher merupakan jemaah haji Aceh tertua asal Gayo Lues. Dia berangkat menuju Arab Saudi melalui bandar udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar pada Senin, 28 Mei 2023.
Dia tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) BTJ-06 bersama jemaah lain dari Gayo Lues, Bireuen dan Lhokseumawe.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pria yang dikaruniai enam orang anak ini mendaftar haji pada 14 Oktober 2014.
Sementara itu, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari yang sempat menjumpai Muhammad Taher berpesan agar saat berada di Tanah Suci tetap menjaga kesehatan.
"Bapak jaga kesehatan ya, sering-sering minum air putih dan fokus pada ibadah-ibadah yang wajib saja dulu. Jangan terlalu lelah karena harus fokus saat puncak haji nanti," katanya.***
Foto: Muhammad Taher Abdussalam.(Dok.Kemenag)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri