Lansia Terlihat Sehat, Apakah Tetap Perlu Medical Check-up Rutin?


Melalui pemeriksaan rutin, tenaga kesehatan dapat menemukan faktor risiko atau masalah kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kondisi menjadi lebih berat.

2026-08-04T08:10

GERIATRI.CO.ID - Banyak lansia merasa tidak perlu memeriksakan kesehatan karena masih bisa beraktivitas seperti biasa. Padahal, bertambahnya usia meningkatkan risiko berbagai penyakit yang sering kali berkembang tanpa gejala pada tahap awal, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, gangguan ginjal, maupun penurunan fungsi penglihatan dan pendengaran.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa menjaga kesehatan di usia lanjut bukan hanya dilakukan saat seseorang sakit, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan deteksi dini. Salah satu caranya adalah melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar perubahan kondisi tubuh dapat dikenali lebih awal.

Menurut WHO, tujuan utama pelayanan kesehatan bagi lansia adalah mempertahankan kemampuan fungsional (functional ability), yaitu kemampuan seseorang untuk tetap menjalani aktivitas sehari-hari sesuai keinginannya. Karena itu, pemeriksaan kesehatan tidak hanya berfokus pada ada atau tidaknya penyakit, tetapi juga pada kemampuan lansia untuk tetap mandiri.

Beberapa kondisi kesehatan pada lansia dapat berkembang secara perlahan tanpa keluhan yang jelas. Melalui pemeriksaan rutin, tenaga kesehatan dapat menemukan faktor risiko atau masalah kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kondisi menjadi lebih berat.

WHO melalui panduan Integrated Care for Older People (ICOPE) menjelaskan bahwa penilaian kesehatan lansia sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Selain memeriksa kondisi fisik, tenaga kesehatan juga perlu mengevaluasi beberapa aspek penting yang memengaruhi kualitas hidup lansia.

Penilaian tersebut dapat meliputi:

  • kemampuan bergerak dan berjalan;
  • status gizi dan risiko malnutrisi;
  • fungsi penglihatan dan pendengaran;
  • daya ingat serta kemampuan berpikir;
  • suasana hati, termasuk kemungkinan depresi;
  • kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Apabila ditemukan penurunan pada salah satu aspek tersebut, tenaga kesehatan dapat memberikan intervensi atau merujuk ke pelayanan yang sesuai.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengingatkan bahwa pemeriksaan kesehatan secara rutin membantu lansia dan tenaga kesehatan memantau kondisi tubuh dari waktu ke waktu. Kunjungan berkala juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi obat-obatan yang sedang dikonsumsi, mendiskusikan perubahan gaya hidup, serta memastikan vaksinasi dan skrining kesehatan dilakukan sesuai kebutuhan.

Dengan demikian, pemeriksaan kesehatan bukan hanya bertujuan mencari penyakit, tetapi juga membantu lansia tetap sehat dan mempertahankan kemandiriannya.

Selain pemeriksaan kesehatan berkala, WHO juga menganjurkan lansia untuk tetap aktif secara fisik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga interaksi sosial, mengendalikan penyakit kronis, serta mengikuti imunisasi yang direkomendasikan.

Dengan langkah-langkah tersebut, peluang lansia untuk tetap sehat, aktif, dan mandiri hingga usia lanjut dapat meningkat. Karena itu, meskipun merasa sehat, pemeriksaan kesehatan rutin tetap penting sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jangka panjang. (lia)

lansia sehat,medical checkin,kesehatan lansia

ARTIKEL LAINNYA

Tingginya Antusiasme Lansia Duren Seribu Menuntut Ilmu

Cerita Inspiratif Komunitas LOL Belajar Jadi Caregiver Mandiri

Panduan Wisata Nyaman dan Aman bagi Lansia di Taman Bungkul

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026