Haji Ramah Lansia, Daker Madinah Siapkan Kursi Roda dan Layanan Antar Obat


Berita Lansia - Petugas Daerah Kerja (Daker) Madinah telah menyiapkan sejumlah inovasi layanan, termasuk dalam membantu jemaah lanjut usia (lansia). 

2023-05-23 14:25:22

Geriatri.id - Jemaah haji Indonesia 1444 H akan mulai mendarat di Madinah pada 24 Mei 2023. Petugas Daerah Kerja (Daker) Madinah telah menyiapkan sejumlah inovasi layanan, termasuk dalam membantu jemaah lansia. 

Pertama, kursi roda dan fasilitas lainnya untuk lansia. Data yang masuk, diperkirakan ada 4.000 jemaah haji Indonesia yang berangkat tahun ini dan menggunakan kursi roda.

"Kami upayakan semaksimal mungkin layanan ini. Ini akan dikoordinasikan dengan pihak majmuah, agar minimal disiapkan kursi roda dengan proporsi berapa persen dari jumlah jemaah yang mendiami hotel tersebut," ujar Kepala Daker Madinah Zaenal Muttaqin usai memimpin Rapat Koordinasi Petugas Daker Madinah, di Madinah, dikutip dari laman dki.kemenag.go.id, Senin 22 Mei 2023 malam.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Di Madinah, jemaah akan ditempatkan di 91 hotel, tersebar di lima sektor sekitar Masjid Nabawi (Markaziyah). Sektor hotel jemaah haji berada di wilayah Syamaliah (Timur Nabawi), Gharbiyah (Barat Nabawi), dan Junubiyah (Selatan Nabawi). Jarak terjauh dari Nabawi sekitar 600 meter.

Jumlah jemaah setiap hotel sangat variatif. Ada yang dihuni 500-600 orang, bahkan ada juga yang mencapai 2000-3000 jemaah untuk satu hotel. Kedatangan mereka juga tidak bersamaan.

"Bisa jadi satu hotel dalam satu fase kedatangan hanya ditempati 1 kloter atau 2 kloter. Minimal hotel menyiapkan beberapa kursi roda untuk antisipasi jemaah haji lansia," sebut Zaenal, panggilan akrabnya.

Inovasi kedua, layanan antar obat ke sektor. Inovasi ini untuk semakin memudahkan jemaah dan juga petugas dalam mendapatkan akses obat-obatan.

"Kami minta kepada tim kesehatan untuk mensuplay obat, dengan empat hari sekali akan mengirimkan obat ke kantor sektor," tambahnya.

Terkait persiapan penyambutan jemaah, Zaenal memastikan hampir 90% hotel sudah siap. Hal sama juga untuk layanan transportasi dan konsumsi. 

Di Madinah, jemaah akan tinggal selama lebih kurang delapan sampai sembilan hari. Mereka akan mendapat layanan tiga kali makan sehari. Layanan kesehatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Madinah juga sudah siap.

Zaenal menambahkan, tahun ini Kementerian Agama mengusung tema "Haji Ramah Lansia". Kuota dasar Indonesia berjumlah 221.000, lalu ditambah 8.000. Sehingga totalnya menjadi 229.000 jemah. Dari jumlah itu, ada sekitar 67 ribu jemaah lansia.***

Foto: Dok.Kemenag

Video Lansia Terbaru:


 

haji lansia,lansia haji,lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat kansia,lansia online,geriatri,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026