
Geriatri.id - Kesehatan gigi yang buruk bisa meningkatkan risiko penurunan kognitif dan demensia di masa mendatang. Ini berdasarkan studi yang menganilisis hubungan antara gigi sehat dengan kesehatan otak.
Menurut studi itu, orang yang kehilangan sebagian atau seluruh giginya akan mengalami peningkatan risiko itu.
Dilansir Gizmodo, sejumlah penelitian menunjukkan kesehatan gigi dan gusi dapat memengaruhi anggota tubuh lainnya, termasuk otak. Tetapi penelitian itu masih kurang meyakinkan.
Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun
Penelitian baru mencoba melakukan meta analisis dari bukti-bukti yang menjelaskan kesenjangan itu. Tim peneliti dari University of Eastern Finland.
Tim mengumpulkan dan menganalisis 47 studi longitudinal yang melacak kesehatan mulut dan otak seseorang dari waktu ke waktu.
Secara khusus tim peneliti fokus kepada mereka yang belum didiagnosis demensia di awal penelitian.
Hasilnya, peneliti menemukan orang dengan kesehatan mulut buruk, 23 persen lebih berpotensi mengembangkan penurunan kognitif. Sementara 21 persen lebih mungkin mengembangkan demensia.
Tim peneliti juga menemukan, kehilangan gigi bisa meningkatkan risiko penurunan kognitif dan demensia.
"Kesehatan periodontal yang buruk dan kehilangan gigi kemungkinan meningkatkan risiko penurunan kognitif dan demensia," tulis peneliti dalam makalah yang diterbitkan di Journal of American Geriatrics Society.
Namun, para peneliti sulit menarik kesimpulan dengan tegas karena menganggap bukti yang mereka periksa masih terbatas.
Sejumlah penelitian mengamati kelompok berbeda, bahkan beberapa hanya fokus pada orang berusia di atas 65 tahun. Selain itu beberapa penelitian melacak kelompok orang pada periode berbeda.
Seentara, sejumlah penelitian lainnya, mungkin bermasalah dengan metodologinya.
Meski begitu, para peneliti menegaskan, hingga kini ulasan mereka yang terbesar dibanding penelitan serupa.
Peneliti mencoba menjelaskan hubungan antara kesehatan gigi dan kesehatan kognitif dengan kausalitas terbalik, dalam analisis terpisah.
Hasilnya, meski ada hubungan sebab-akibat antara kesehatan mulut yang buruk dengan demensia, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian.
Tujuannya untuk memahami hubungan itu secara spesifik, tgermasuk mekanisme pasti di baliknya.
Beberapa peneliti berteori, bakteri pada orang dengan penyakit gusi dapat memicu atau mempercepat rangkaian peristiwa kompleks yang mengarah ke demensia.
Tim peneliti juga mencatat, kehilangan gigi dapat membahayakan otak yang menua.
Ada kemungkinan faktor lain yang dapat berdampak negatif pada mulut dan otak pada saat yang bersamaan, seperti kekurangan nutrisi.
Temuan ini menunjukkan, banyak manfaat dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak menyikat gigi setiap hari dan mengunjungi dokter gigi secara teratur.***
Ilustrasi - Pixabay
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri