Studi: Aktif Bekerja Saat Lansia Bisa Panjang Umur


Berita Lansia - Seiring dengan bertambahnya usia, kesehatan fisik akan menurun. Ketika memasuki lanjut usia (lansia), sebagian besar orang tidak lagi aktif bekerja. 

2023-04-24 09:25:25

Geriatri.id - Seiring dengan bertambahnya usia, kesehatan fisik akan menurun. Ketika memasuki lanjut usia (lansia), sebagian besar orang tidak lagi aktif bekerja. 

Kalau pun tetap beraktivitas biasanya akan memilih yang lebih ringan dari sebelumnya.

Namun masih ada juga yang masih bekerja karena keadaan. 

Studi baru Harvard Medical School Studi menganalisis manfaat aktif bekerja bagi lansia. 

Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun

Hasil studi menunjukkan tetap aktif bekerja hingga lansia bisa membuat panjang umur.

Selain itu juga bisa mengurangi risiko penyakit kronis yang menyebabkan kematian dini.

Studi ini secara tidak langsung telah mengubah persepsi terkait manfaat pensiun dini dan lansia yang masih ingin terus bekerja di usia senja.

Studi tahun 2016 menemukan bekerja selama 1 tahun saat lansia menurunkan risiko kematian sampai 11 persen.

Sementara studi tahun 2015 menemukan mereka yang pensiun setelah usia 65 tahun tiga kali lebih berisiko memiliki kondisi kesehatan buruk.

Studi ini yang melibatkan 83.000 orang dewasa ini diterbitkan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit).


Mereka yang pensiun lebih lama 50 persen lebih kecil risikonya terserang penyakit jantung atau kanker.

Menurut dr Nicole Maestas, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bekerja lebih lama bermanfaat bagi kesehatan lansia.

Namun, lanjut dia, beberapa penelitian lainnya yang menunjukkan justru sebaliknya.

"Beberapa penelitian menemukan sedikit manfaat, tidak bermanfaat atau justru berbahaya masih aktif bekerja di usia lanjut," katanya dikutip dari Express.

Dia mengatakan, stres merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. 

Jika pekerjaan itu menuntut fisik, bisa meningkatkan risiko cedera pada lansia. 

Namun, beberapa penelitian menemukan aktif bekerja dapat mempertahankan kinerja lansia dalam jangka panjang.

Lansia yang tetap bekerja juga mengurangi risiko demensia. Hanya saja, penelitian lebih lanjut masih diperlukan sebelum dibuat kesimpulan.***

Ilustrasi - Manfaat berkebun bagi lansia.(Pixabay)

Video Lansia Terbaru:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,berita lansia,geriatri,merawat lansia,lansia online,penyakit lansia

ARTIKEL LAINNYA

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

Bukan Sekadar Nostalgia, Ini Alasan Lansia Senang Mengenang Masa Lalu

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026