
Geriatri.id - Kulit akan mengalami penuaan seiring bertambahnya usia seseorang. Namun terkadang orang tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Mengapa demikian?
Ada dua faktor yang bisa mempercepat proses penuaan kulit. Kedua faktor itu adalah paparan sinar matahari dan pembentukan advanced glycation end products (AGEs) dari pola makan.
Berikut 10 makanan yang dapat mempercepat proses penuaan kulit seperti dilansir Healthline:
1. Kentang goreng
Kentang goreng banyak disukai karena tekstur gurih dan rasa asinnya.
Namun, mungkin banyak orang belum tahu kalau kentang goreng dimasak dengan minyak pada suhu tinggi akan melepaskan radikal bebas.
Ini dapat menyebabkan kerusakan sel pada kulit.
Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun
Selain itu, rasa asin dari garam dapat menghilangkan air dari kulit sehingga mengalami dehidrasi dan lebih rentan terhadap kerutan.
2. Roti tawar putih
Roti tawar putih merupakan jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi. Ini dapat menyebabkan peradangan pada tubuh yang berkaitan dengan proses penuaan.
3. Gula putih
Gula bisa menyebabkan masalah kulit seperti jerawat. Saat kadar gula meningkat, proses AGEs akan dipercepat. Apalagi jika ditambah sinar matahari, proses AGEs menjadi lebih cepat.
4. Margarin
Menurut penelitian, margarin lebih buruk dibanding mentega asli dalam jumlah sedang.
Margarin mengandung minyak terhidrogenasi parsial dalam jumlah tinggi. Ini membuat kulit lebih rentan terhadap radiasi ultraviolet yang dapat merusak kolagen dan elastisitas.
5. Daging olahan
Daging olahan seperti pepperoni, bacon, dan sosis bisa berbahaya bagi kulit karena tinggi natrium, lemak jenuh, dan sulfit.
Senyawa itu dapat membuat kulit dehidrasi dan melemahkan kolagen karena memicu terjadinya peradangan.
6. Produk susu
Sebagian orang tidak bisa mengonsumsi produk susu karena akan meningkatkan peradangan dalam tubuh. Peradangan dapat memicu stres oksidatif, penyebab utama penuaan dini.
7. Soda dan kopi
Meski tidak berdampak langsung ke kulit, kafein tinggi bisa menyebabkan kurang waktu tidur. Kurang tidur bisa memunculkan tanda-tanda penuaan seperti lingkaran hitam, keriput, dan garis halus.
8. Alkohol
Vitamin A sangat penting untuk pertumbuhan sel baru dan produksi kolagen. Ini akan membuat kulit tetap elastis dan bebas kerutan.
Namun, alkohol menghabiskan nutrisi, hidrasi, dan kadar vitamin A yang berdampak langsung pada kerutan.
9. Minyak dipanaskan dalam suhu tinggi
Minyak jagung atau bunga matahari baik untuk tubuh.
Namun jika dipanaskan dalam suhu tinggi, minyak itu dapat menyebabkan radikal bebas berbahaya dan meningkatkan tingkat peradangan.
10. Kue manis
Kue manis mengandung indeks glikemik tinggi. Ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah.
Peningkatan kadar gula darah menjadi "akselerator penuaan" yang dapat menyebabkan keriput.***
Ilustrasi - Kentang goreng.(Pixabay)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri