Yuk Cek 10 Makanan yang Dapat Mempercepat Proses Penuaan


Berita Lansia - Kulit akan mengalami penuaan seiring bertambahnya usia seseorang. Namun terkadang orang tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Mengapa demikian?

2023-04-18 23:00:00

Geriatri.id - Kulit akan mengalami penuaan seiring bertambahnya usia seseorang. Namun terkadang orang tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Mengapa demikian?

Ada dua faktor yang bisa mempercepat proses penuaan kulit. Kedua faktor itu adalah paparan sinar matahari dan pembentukan advanced glycation end products (AGEs) dari pola makan. 

Berikut 10 makanan yang dapat mempercepat proses penuaan kulit seperti dilansir Healthline: 

1. Kentang goreng 

Kentang goreng banyak disukai karena tekstur gurih dan rasa asinnya.

Namun, mungkin banyak orang belum tahu kalau kentang goreng dimasak dengan minyak pada suhu tinggi akan melepaskan radikal bebas.

Ini dapat menyebabkan kerusakan sel pada kulit. 

Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun

Selain itu, rasa asin dari garam dapat menghilangkan air dari kulit sehingga mengalami dehidrasi dan lebih rentan terhadap kerutan. 

2. Roti tawar putih 

Roti tawar putih merupakan jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi. Ini dapat menyebabkan peradangan pada tubuh yang berkaitan dengan proses penuaan. 

3. Gula putih 

Gula bisa menyebabkan masalah kulit seperti jerawat. Saat kadar gula meningkat, proses AGEs akan dipercepat. Apalagi jika ditambah sinar matahari, proses AGEs menjadi lebih cepat. 

4. Margarin 

Menurut penelitian, margarin lebih buruk dibanding mentega asli dalam jumlah sedang.

Margarin mengandung minyak terhidrogenasi parsial dalam jumlah tinggi. Ini membuat kulit lebih rentan terhadap radiasi ultraviolet yang dapat merusak kolagen dan elastisitas. 

5. Daging olahan 

Daging olahan seperti pepperoni, bacon, dan sosis bisa berbahaya bagi kulit karena tinggi natrium, lemak jenuh, dan sulfit.

Senyawa itu dapat membuat kulit dehidrasi dan melemahkan kolagen karena memicu terjadinya peradangan. 

6. Produk susu 


Sebagian orang tidak bisa mengonsumsi produk susu karena akan meningkatkan peradangan dalam tubuh. Peradangan dapat memicu stres oksidatif, penyebab utama penuaan dini. 

7. Soda dan kopi 

Meski tidak berdampak langsung ke kulit, kafein tinggi bisa menyebabkan kurang waktu tidur. Kurang tidur bisa memunculkan tanda-tanda penuaan seperti lingkaran hitam, keriput, dan garis halus.

8. Alkohol

Vitamin A sangat penting untuk pertumbuhan sel baru dan produksi kolagen. Ini akan membuat kulit tetap elastis dan bebas kerutan.

Namun, alkohol menghabiskan nutrisi, hidrasi, dan kadar vitamin A yang berdampak langsung pada kerutan. 

9. Minyak dipanaskan dalam suhu tinggi 

Minyak jagung atau bunga matahari baik untuk tubuh.

Namun jika dipanaskan dalam suhu tinggi, minyak itu dapat menyebabkan radikal bebas berbahaya dan meningkatkan tingkat peradangan. 

10. Kue manis

Kue manis mengandung indeks glikemik tinggi. Ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Peningkatan kadar gula darah menjadi "akselerator penuaan" yang dapat menyebabkan keriput.***

Ilustrasi - Kentang goreng.(Pixabay)

Video Lansia Terbaru:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Bahasa Cinta untuk Lansia: Hal Kecil yang Membuat Mereka Bahagia

Memahami Hipertensi (15): Ancaman Sunyi yang Sering Terlambat Disadari

Memahami Hipertensi (14): Ketika Tekanan Darah Tinggi Mengincar Daya Ingat

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026