Kepekaan Penting, Kesejahteraan Lansia Tanggung Jawab Bersama


Berita Lansia - Kepekaan terhadap lanjut usia (lansia) merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

2023-04-15 10:21:43

Geriatri.id - Kepekaan terhadap lanjut usia (lansia) merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Kesejahteraan lansia menjadi tanggung jawab bersama dalam ruang sosial.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial, Tri Rismaharini saat menghadiri agenda Workshop Pesantren Lansia yang digelar Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI di Aula Buya Hamka di Jakarta, Rabu, 12 April 2023.

“Saya pernah menemukan seorang lansia meninggal sudah empat hari, tapi tidak ada yang tahu. Akhirnya saya membuat kebijakan, saya buat Posyandu Lansia. Dalam Posyandu lansia tersebut adalah anggota lansia semuanya,” ujarnya dikutip dari laman mui.or.id.

Dia mengatakan, kebijakan untuk keberlangsungan hidup lansia dirasa sangat membutuhkan perhatian lebih. Akhir-akhir ini kerap ditemukan lansia hidup sebatang kara, bahkan sudah tidak mampu merawat dirinya sendiri.

Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun

Risma juga membagikan cerita tentang program kepedulian kepada lansia yang sempat dilakukannya bersama tim di Surabaya.

“Jadi, di Surabaya saya mencoba mempraktikkan apa yang diperintahkan Allah SWT, maupun yang tertuang dalam UUD Pasal 34 yang berbunyi ‘bahwa fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara’. Maka, setiap hari kami memberi makan kurang lebih 87 ribu yang didistribusikan untuk anak yatim, lansia miskin, penyandang disabilitas, penyandang HIV AIDS, penyandang TBC, dan lain-lain,” katanya.

Dia menyebut, pada 2022 Kemensos memberikan 334.011 bantuan kepada lansia berusia 80 tahun ke atas. Bantuan tersebut dikhususkan bagi lansia yang hidup sebatang kara dan sudah tidak mampu mengurus dirinya.

Pada kunjungan kerja di beberapa daerah, Risma kerap mendapat laporan dari warga bahwa per hari ini masih ditemukan beberapa lansia yang hidup sendiri, dan pada akhirnya ditemukan meninggal.

Tentunya hal ini menjadi PR penting bagi Kemensos untuk kembali menjangkau lokasi-lokasi terpencil guna meminimalisir permasalahan terhadap lansia yang ada di negeri ini.

Dia mengakui menangani ini susah-susah gampang.

“Tetapi saya selalu tekankan bahwa kita ini mau masuk surga di tingkat berapa? (keinginan harus diberengi dengan usaha keras), tujuan kita ini bukan hanya bagaimana kita hidup di dunia, melainkan bagaimana nanti setelah kita dipanggil oleh Yang Memiliki hidup ini,” pungkasnya.***

Foto: Menteri Sosial, Tri Rismaharini.(Dok.Kemensos)

Video Lansia Terbaru:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,geriatri,berita lansia,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026