
Geriatri.id - Tantangan berat penyelenggaraan ibadah haji tahun ini adalah bertambahnya jumlah jemaah haji lanjut usia (lansia), yaitu 67.199 orang (33,05%).
Jemaah haji lansia memiliki kebutuhan khusus dalam mendapatkan pelayanan kesehatan karena umumnya memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung dan penyakit lainnya.
Selain memiliki kebutuhan khusus dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, jemaah lansia juga membutuhkan dukungan emosional dan perhatian khusus dalam menjalankan ibadah haji.
Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun
''Peningkatan jumlah jemaah lansia ini merupakan tantangan bagi kita semua untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi jemaah terutama lansia,'' ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Liliek Marhaendro Susilo, Ak M.M dalam pembukaan Bimbingan Teknis (bimtek) Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu 12 April 2023.
Menjawab tantangan ini, Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan jemaah haji terutama jemaah lansia agar sehat selama menjalani rangkaian ibadah haji melalui pemeriksaan kesehatan bagi jemaah haji, vaksinasi COVID-19 dan vaksinasi meningitis, serta menyiapkan gelang penanda bagi jemaah risiko tinggi.
Selain itu, Kementerian Kesehaan juga telah melaksanakan pelatihan kompetensi bagi petugas kesehatan haji agar terwujudnya peningkatan kapasitas petugas sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi jamaah haji lansia di tahun 2023.
''Saya memahami bahwa memberikan pelayanan yang ramah lansia itu tidak mudah. Oleh karena itu, diperlukan kerja keras, kesabaran, dan kerjasama antar petugas haji,'' tegas Kapus Liliek.
Liliek juga berpesan kepada seluruh petugas untuk berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan haji yang ramah lansia dan memberikan pengalaman ibadah haji yang lebih bermakna bagi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi.
''Saudara sebagai pelayan tamu Allah mengemban tanggung jawab yang besar dalam menjaga kesehatan jemaah haji di tanah suci. Perkuat edukasi di semua lini layanan dengan menekankan pada pencegahan kelelahan dan penyesuaian aktivitas fisik dengan kondisi kesehatan Jemaah,'' pungkasnya.
Penyelenggaran ibadah haji 1444 H/2023 M sudah di depan mata. Pemerintah terus bersiap untuk memberikan pelayanan terbaiknya bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Berbeda dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun sebelumnya sebagai dampak dari pandemi COVID-19, penyelenggaraan tahun 2023 dibuka dengan jumlah kuota normal dan tanpa pembatasan usia jemaah haji.
Ini merupakan berita baik bagi seluruh jemaah haji yang telah menunggu untuk segera diberangkatkan, terutama bagi jemaah haji berusia di atas 65 tahun yang telah melunasi tetapi tertunda keberangkatannya.***
Foto: Pembukaan Bimtek Terintegrasi dengan Kemenkes PPIH Arab Saudi.(Kemenkes)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri