
Geriatri.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau calon jemaah haji termasuk dari kelompok lanjut usia (lansia) dapat mempersiapkan fisiknya jelang dan selama menunaikan ibadah di tanah suci.
Ini perlu dilakukan agar jemaah dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan meraih kemabruran.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Liliek Marhaendro Susilo meminta jemaah untuk mengatur ritme ibadahnya saat berhaji.
Misalnya, membatasi aktivitas ibadah sunah menjelang puncak haji atau yang dikenal dengan masa Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun
Liliek menerangkan, berdasarkan data, angka kematian tertinggi jemaah haji terjadi pada masa Armuzna sampai dengan lima hari pasca Armuzna.
“Angka kematian ini disebabkan oleh kelelahan jemaah menjelang dan pasca kegiatan di Armuzna,” ujar Liliek saat memberikan materi terkait Kesehatan Haji dalam Bimtek PPIH Arab Saudi, di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa 11 April 2023.
Liliek berharap hal ini semestinya tidak terjadi.
"Periode Armuzna ini seharusnya menjadi puncak kebugaran jemaah bukan puncak kelelahan," kata Liliek.
"Jemaah hendaknya mengurangi aktivitas sunnah sebelum perjalanan Masyair agar kondisi fisik saat di Armuzna dalam kondisi baik," lanjutnya.
Liliek juga menyebutkan dalam beberapa tahun terkahir pelaksanaan ibadah haji ada beberapa penyakit yang menjadi penyebab kematian tertinggi jemaah. Di antaranya, penyakit jantung, paru, dan stroke. Kebanyakan jemaah haji teridentifikasi mengalami penyakit tersebut di pemondokan pasca Armuzna.
Senada dengan Liliek, sebelumnya Direktur Bina Haji Arsad Hidayat mengingatkan bahwa ada lima titik kritis yang harus menjadi perhatian para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji.
Lima titik itu yaitu titik kedatangan jemaah di bandara Madinah dan Jeddah, titik ketibaan jemaah di Makkah dan Madinah, titik di Makkah gelombang I, titik di Arafah, Muzdalifah dan Mina serta titik saat tawaf Ifadah.
"Saya minta diatur betul semua supaya kondisi jemaah tetap fit bisa menjalankan semua rukun ibadah haji," tegasnya.***
Foto: Kepala Pusat Kesehatan Haji Liliek Marhaendro Susilo.(Kemenag)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri