
Geriatri.id - Sekolah lansia adalah sebuah program atau kegiatan yang dirancang khusus untuk menyediakan pelatihan dan pendidikan kepada orang yang sudah memasuki usia lanjut atau lansia.
Tujuannya adalah untuk membantu para lansia meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam berbagai aspek kehidupan, seperti kesehatan, keterampilan sosial, keterampilan finansial, dan keterampilan teknologi.
Sekolah lansia biasanya diadakan lembaga pemerintah, organisasi swasta, atau lembaga sosial. Materi pelajaran yang diberikan biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan minat para lansia, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mereka.
Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun
Selain itu, sekolah lansia juga dapat menjadi tempat untuk bertemu dengan teman-teman sebaya dan meningkatkan kualitas hidup sosial mereka.
Seperti sekolah lansia Matahari yang berada di Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah. Sekolah ini digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes.
Kini sekolah lansia Matahari yang mulai berjalan sejak Mei 2022, telah mewisuda 75 orang dari 80 siswa angkatan pertamanya. Bahkan yang menarik salah lansia yang diwisuda berusia hampir 100 tahun.
Budi Suprojo selaku Koordinator Pelayanan P3KB, Brebes, mengatakan bahwa kegiatan belakar mengajar di sekolah lansia Matahari mengacu pada kurikulum yang telah diterbitkan oleh Indonesia Ramah Lansia.
Materi yang dipelajari di sekolah lansia Matahari mulai dari pembekalan ilmu kesehatan, keterampilan sosial, hingga permaianan.
"Misalnya begini, disampaikan tentang gizi lansia, apa yang sebaiknya dikonsumsi oleh lansia, apa yang harus dihindari oleh lansia," kata Budi Suprojo menjelaskan mengenai materi pelajaran yang disampaikan di sekolah lansia.
"Di kurikulum tentu ada terkait dengan materi tentang kencing manis, stroke, hipertensi kita sampaikan, bagaiman pencegahaannya dari sisi pola makan, kemudian kita berikan terapi senam anti stroke untuk kesehatan jantung," sambungnya.
Lebih lanjut, Budi Suprojo juga mengatakan bahwa di sekolah lansia tidak hanya melakukan kegiatan belajar-mengajar tetapi ada juga permaianan untuk membangun kebahagiaan para lansia.
"Yang penting lansia itu senang, mau ngikutin kaya apapun, penyerapannya kaya apapun biarin dulu, yang penting senang dulu nanti baru diperbaiki," ujarnya.
Dengan mengikuti sekolah lansia, para lansia dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan baru dalam berbagai aspek kehidupan seperti kesehatan, keuangan, teknologi, hobi, dan keterampilan sosial.
Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
Sekolah lansia juga dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kesehatan, serta memberikan informasi tentang cara menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
Di sekolah lansia, mereka memiliki wadah untuk bertemu dengan orang-orang sebaya, bertukar informasi, berbagi pengalaman, dan meningkatkan jaringan sosial.
Hal itu dapat membantu para lansia untuk tetap aktif dan terlibat dalam kegiatan sosial, sehingga dapat menghindari rasa kesepian atau isolasi sosial.***
Foto: Wisuda sekolah lansia.(dp3kb.brebeskab.go.id)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri