
Geriatri.id - Pemerintah Kota Seoul, Korea Selatan (Korsel) melakukan survei kelompok lanjut usia (lansia). Hasil survei menunjukkan 41,6 persen lansia di negara itu masih bekerja. Angka itu naik 6,5 poin persentase dari 2018.
Pendapatan bulanan rata-rata lansia yang bekerja 1,94 juta won atau sekitar 22 juta rupiah.
Survei itu juga menunjukkan 83,7 persen responden menggunakan smartphone. Sementara satu dari empat sebagian besar lansia menggunakan internet untuk mendapatkan informasi.
Menurut survei itu dilansir laman Korea Times, Selasa 7 Februari 2023, usia warga lansia rata-rata di Seoul 72,6 tahun. Usia rata-rata warga lansia di Korsel 7,6 tahun lebih tua dari usia resmi 65 tahun.
Survei dilakukan terhadap 3.010 laki-laki dan perempuan berusia di atas 65 tahun sejak Juni 2022. Mereka yang disurvei tinggal di ibu kota selama dua bulan.
Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia
Tujuan survei untuk melihat kondisi aktual lansia untuk menetapkan kebijakan sebagai persiapan menghadapi masyarakat lansia.
Angka rata-rata 72,6 tahun itu lebih tinggi dari 70 tahun, usia baru yang diusulkan sebagai syarat untuk naik kereta bawah tanah gratis.
Baru-baru ini, di Korsel ramai isu terkait usia kelayakan naik kereta bawah tanah gratis yang akan dinaikan. Saat ini usia persyaratan gratis naik kereta ditetapkan 65 tahun.
Hasil survei lainnya menyebutkan sekitar 12 persen dari semua responden mengaku menderita gejala depresi dalam seminggu terakhir. Rata-rata jumlah penyakit kronis yang diderita selama lebih dari tiga bulan adalah 1,9.***
Ilustrasi: Orang lanjut usia (lansia).(Pixabay)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri