
Oleh: Dr. dr. Martina Wiwie Setiawan Nasrun, Sp.KJ (K)
geriatri.id - Seiring pertambahan usia dan risiko-risiko penyakit yang dialaminya, seorang lansia bisa mengalami masalah kesehatan, di antaranya adalah demensia. Salah satu problem kesehatan pada lansia ini adalah demensia dengan kondisi khusus. Apa itu?
Lansia dengan kondisi khusus adalah lansia yang mengalami gangguan perilaku dan berdampak bagi orang-orang di sekitarnya. Misalnya, seorang lansia yang marah-marah atau tidak bisa kooperatif, entah itu tidak mau makan tidak mandi dan selainnya.
Sebenarnya, lansia dengan kasus demensia kondisi khusus ini tidak ingin berbuat ulah. Akan tetapi, karena ia mengalami keterbatasan berpikir dan keterbatasan untuk mencerna informasi, sehingga perilakunya seperti yang disebutkan sebelumnya.
Contoh konkret, bila ia mencari barang yang hilang, dia akan mengacak-acak seluruh lemari. Tentunya, ia tak bermaksud untuk melakukan hal itu. lantaran adanya keterbasan berpikir, alhasil cara untuk menyelesaikan persoalannya adalah dengan mengacak-acak isi lemari.
Lalu, bagaimana cara menghadapi lansia dengan demensia kondisi khusus ini? Berikut di antaranya:
Bila hal tersebut kita coba lakukan, kita bisa mengetahui problem yang dialaminya. Misalnya, mungkin dia merasa kesepian, jadi kita harus menemaninya dan mengajaknya bicara/ngobrol.
Atau, bila ia merasa frustasi dengan dirinya karena tak bisa melakukan sesuatu, maka kita bisa bantu bagaimana caranya agar ia bisa menyelesaikan problemnya.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri