Pahami Masalah Perilaku Lansia dengan Demensia


Seiring pertambahan usia dan risiko-risiko penyakit yang dialaminya, seorang lansia bisa mengalami masalah kesehatan, di antaranya adalah demensia.

2019-09-09 15:49:19

Oleh: Dr. dr. Martina Wiwie Setiawan Nasrun, Sp.KJ (K)

geriatri.id - Seiring pertambahan usia dan risiko-risiko penyakit yang dialaminya, seorang lansia bisa mengalami masalah kesehatan, di antaranya adalah demensia. Salah satu problem kesehatan pada lansia ini adalah demensia dengan kondisi khusus. Apa itu?

Lansia dengan kondisi khusus adalah lansia yang mengalami gangguan perilaku dan berdampak bagi orang-orang di sekitarnya. Misalnya, seorang lansia yang marah-marah atau tidak bisa kooperatif, entah itu tidak mau makan tidak mandi dan selainnya.

Sebenarnya, lansia dengan kasus demensia kondisi khusus ini tidak ingin berbuat ulah. Akan tetapi, karena ia mengalami keterbatasan berpikir dan keterbatasan untuk mencerna informasi, sehingga perilakunya seperti yang disebutkan sebelumnya.

Contoh konkret, bila ia mencari barang yang hilang, dia akan mengacak-acak seluruh lemari. Tentunya, ia tak bermaksud untuk melakukan hal itu. lantaran adanya keterbasan berpikir, alhasil cara untuk menyelesaikan persoalannya adalah dengan mengacak-acak isi lemari.

Lalu, bagaimana cara menghadapi lansia dengan demensia kondisi khusus ini? Berikut di antaranya:

  • Anda harus berusaha tetap tenang
  • Respons dengan cara positif emosinya, bukan terhadap perilakunya. Responslah perasaan yang dialaminya.
  • Coba pahami isi pikirannya, apa yang ingin dia sampaikan atau apa yang diinginkannya. Responslah perasaan yang dialaminya
  • Hindari kita terpancing dengan perilaku lansia yang bereaksi negatif itu

Bila hal tersebut kita coba lakukan, kita bisa mengetahui problem yang dialaminya. Misalnya, mungkin dia merasa kesepian, jadi kita harus menemaninya dan mengajaknya bicara/ngobrol.

Atau, bila ia merasa frustasi dengan dirinya karena tak bisa melakukan sesuatu, maka kita bisa bantu bagaimana caranya agar ia bisa menyelesaikan problemnya.

rscm,fkui,geriatri,lansia,lanjut usia,usia lanjut,kesehatan,demensia,rawat lansia,merawat lansia,dr martina

ARTIKEL LAINNYA

Kehidupan Lansia yang Menginspirasi Lewat 5 Drama Cina

Tetap Aktif, Tetap Sehat: Kunci Menjaga Jantung di Usia Lanjut

Cara Memilih Tensimeter yang Cocok di Rumah

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026