
Geriatri.id - Umumnya kalangan milenial yang menggemari Esports. Tapi bukan berarti kelompok lanjut usia (lansia) tidak ada yang menyukainya.
Buktinya baru-baru ini ada hal menarik di dunia Esports. Sekelompok lansia asal Taiwan memainkan gim League of Legends.
Mereka tergabung dalam tim Esports bernama Hungkuang Evergreen Gaming, salah satu klub yang berkomptisi di kompetisi gim di kota Tiachung.
Tim ini beranggotakan empat lansia dengan rentang umur 62-69 tahun. Mereka memang hobi bermain game MOBA besutan Riot Games itu.
Salah anggota tim itu adalah Chiang Yi-shu berusia 65 tahun. Meski mengaku tidak mengerti sama sekali tentang komputer, dia berusaha menekuni gim itu.
Dia mengatakan bermain game baik untuk otak. Selain itu juga melatih ketangkasan tangan karena terus bergerak.
“Untuk orang tua, bermain gim sangat bermanfaat bagi otak. Memang tidak melelahkan, tapi seseorang harus memiliki tekad untuk melakukannya. Saya telah hidup untuk beberapa waktu sekarang dan saya tidak ingin membiarkan musuh mengalahkan saya.” ujarnya.
Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia
Menurut Chiang, dirinya rutin bermain gim sekitar lima jam dalam sepekan. Rutinitas itu membuat kemampuannya dalam memainkan League of Legends semakin terasah.
Pelatih Hungkuang Evergreen Gaming, Ego Hsu ankat bicara soal timnya. Dia mengakui susah-susah gampang dalam memberikan pelatihan kepada pemain yang sudah lansia.
Hsu mengatakan fokus anggota tim yang sudah lansia kurang pada level serangan. Itu penting bagi pemain, terutama saat turnamen.
Namun, dia merasa senang melatih tim Esports beranggotakan lansia meski sejauh ini belum ada prestasi dalam gim League of Legends.
Tim besutan Hsu sempat mengikuti turnamen League of Legends yang diselenggarakan di Taichung Hungkuang University.***
Ilustrasi - Lansia anggota tim Esports.(Pixabay)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri