
Geriatri.id - Semua orang tentu menginginkan menjadi lanjut usia (lansia) yang sehat dan bahagia. Beberapa kebiasaan baik di pagi hari bisa membantu orang untuk mewujudkannya.
Kebiasaan baik dan menyehatkan bisa dilakukan kapan saja. Namun, melakukan kebiasaan baik di awal hari akan memotivasi orang untuk terus melakukan kebiasaan baik lainnya di sepanjang hari.
"Saya melihat hubungan langsung antara kebasaan gaya hidup yang baik dengan kesehatan secara keseluruhan," ujar dokter spesialis geriatri dari Texas Health Presbyterian Allen dan Texas Health Physicians Group, Jennifer Atmore MD, seperti dilansir LiveStrong.
Dr Atmore mengatakan ada enam kebiasaan baik di pagi hari jika ingin menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia.
1. Minum kopi hitam tanpa gula
Minum bermanfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi secukupnya.
Menurut studi pada 2018 manfaat minum kopi antara lain menurunkan risiko penyakit jantung, depresi, kanker, diabetes tipe 2 dan beberapa penyakit neurodegeneratif.
Jika rasa kopi hitam tanpa gula terlalu kuat, boleh tambahkan sedikit gula atau sedikit susu non diary ke dalam kopi.
2. Sarapan yang tak manis
Biasanya orang sarapan dengan menu manis seperti sereal atau pastry. Makanan bergula dapat memicu inflamasi dan mendorong tubuh menyimpan lebih banyak lemak.
Disarankan sarapan dengan makanan gurih seperti roti panggang isi telur, telur dadar, atau tahu orak-arik dengan sayuran.
Selain itu, bisa juga memilih menu sarapan pagi yang tinggi protein. Makanan tinggi protein dapat membantu menjaga massa otot.
Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia
3. Membaca
Membaca merupakan aktivitas untuk menstimulasi mental dalam keseharian.
Orang dewasa yang sering membaca satu kali sepekan memiliki risiko lebih rendah terhadap penurunan kognitif 14 tahun kemudian.
Selain bermanfaat bagi kesehatan otak, membaca juga menurunkan risiko kematian sebesar 20 persen dalam kurun waktu 12 tahun ke depan.
4. Berdiri dengan satu kaki saat menyikat gigi
Penurunan kesehatan muskuloskeletal, sistem sensori, dan kognisi secara alami seiring dengan penuaan turut berkontribusi pada perburukan keseimbangan.
Melatih keseimbangan tubuh bisa membantu menurunkan risiko terjatuh dan meningkatkan kemungkinan tetap mandiri di usia tua.
Berdiri dengan satu kaki direkomendasikan untuk melatih keseimbangan tubuh. Latihan ini bisa dilakukan di pagi hari misalnya sambil menyikat gigi.
Namun pastikan latihan ini dilakukan dengan aman. Jika merasa tubuh mulai tidak seimbang, segera berpegangan pada sesuatu yang kokoh.
5. Berjalan kaki
Latihan fisik secara rutin bisa membantu menunjang kesehatan dan kebugaran tubuh.
Seiring dengan bertambahnya usia, peran aktivitas fisik untuk kesehatan akan semakin penting. .
Salah satu latihan fisik yang direkomendasikan banyak ahli adalah berjalan kaki cepat. Upayakan berjalan kaki lima hari masing-masing 30 menit dalam sepekan. Jika mampu berjalan kaki dengan durasi lebih lama semakin baik.
6. Peregangan
Latihan fleksibilitas atau kelenturan tubuh dapat menjaga kelenturan sendiri.
Waktu terbaik melakukan latihan kelenturan setelah aerobik dengan intensitas sedang atau latihan ketahanan.
Personal trainer bersertifikasi Jordan Hosbein NASM CPT merekomendasikan rangkaian peregangan tubuh.
Setiap gerakan dalam rangkaian peregangan ini bisa dilakukan selama 10-20 detik.
Rangkaian peregangan itu adalah menyentuh jari kaki, peregangan batang tubuh, peregangan pundak, peregangan quadricep dan peregangan betis.***
Video Lansia terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri