Kembali
×
Ilmuwan Kembangkan Penelitian Penyebab Umur Panjang Lansia di Atas 70 Tahun
03 Januari 2023 22:53 WIB

Geriatri.id - Siapa tidak ingin berumur panjang? Sebagian besar orang berharap berumur panjang karena berbagai alasan. 

Banyak faktor yang memengaruhi umur seseorang. Ilmuwan Amerika Serikat (AS) mengembangkan model penelitian baru untuk memperkirakan faktor umur panjang seseorang yang berusia lebih dari 70 tahun. 

Melansir dari World Economic Forum, para ilmuwan meneliti 17 faktor penyebab seseorang dapat berumur dua, lima hingga sepuluh tahun lebih panjang setelah 70 tahun. Studi ini dipublikasikan eBioMedicine, Virginia. 

"Penelitian ini dirancang untuk menentukan penyebab umur panjang seseorang. Faktor-faktor yang menandakan apakah seseorang kemungkinan akan hidup dua atau 10 tahun lagi," ujar penulis utama studi itu, Byers Kraus. 

Penelitian Kraus dan rekan-rekannya menggunakan 1.500 sampel darah yang telah disimpan dari studi longitudinal sejak 1980. Sampel itu didapatkan dari peserta yang mendaftar ketika berusia 71 tahun pada 1992. Sampel itu kemudian disimpan di National Institute of Health. 

Ketika sampel itu akan dihancurkan, para peneliti tiba tepat waktu untuk memindahkan dan melakukan analisis.

Para peneliti yang dipimpin Constantin Aliferis dan Sisi Ma di University of Minnesota memanfaatkan semua fitur dari studi sebelumnya. Mereka menyelidiki faktor kesehatan untuk mengidentifikasi satu set inti dari 17 variabel prediktif yang memiliki dampak kausal pada umur panjang.

Hasil analisis menunjukkan faktor utama peserta memiliki umur lebih panjang dua, lima, hingga sepuluh tahun adalah kemampuan fungsi fisik.

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

Kemampuan fusuk itu seperti berbelanja bahan makanan dan membersihkan rumah. Para peneliti tidak menemukan faktor kanker atau penyakit jantung sebagai salah satu penyebab utama.

Orang tua yang masih hidup selama dua tahun setelah pengambilan darah, faktor utama pendukung umur panjangnya kerena memiliki banyak kolesterol high-density lipoprotein (HDL) yang bukan sembarang lipid HDL, tetapi volume partikel HDL sangat kecil.


"Partikel kecil mungkin juga paling mampu masuk ke sudut dan celah sel untuk menghilangkan kolesterol jahat sehingga memiliki lebih banyak dari mereka dapat memberikan manfaat perlindungan ini," katanya.

Selain itu, peneliti menemukan seseorang yang hidup tanpa rokok bisa memiliki umur sepuluh tahun lebih panjang.

"Langkah-langkah ini memperjelas dan memperkaya pemahaman tentang mekanisme yang mendasari umur panjang dan dapat menunjukkan tes yang tepat dan intervensi potensial," pungkasnya.***

Ilustrasi - Aktivitas membersihkan rumah.(Pixabay)

Video Lansia Terkini:

Artikel Lainnya
Artikel
02 Februari 2026 10:09 WIB
Artikel
02 Februari 2026 07:10 WIB
Artikel
31 Januari 2026 08:23 WIB
Tags
lansia
lansia sehat
lansia bahagia
lansia online
merawat lansia
berita lansia
studi lansia