MBG untuk Lansia dan Disabilitas: Sudah Siap Dijalankan?


Selama ini, MBG memang lebih difokuskan pada siswa dan kelompok tertentu sesuai kebijakan yang berlaku.

2026-06-04T07:18

Geriatri - Pembahasan mengenai perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Kali ini, pemerintah mempertimbangkan agar program tersebut tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga menjangkau lansia dan penyandang disabilitas. Usulan ini disebut telah diajukan kepada Presiden dan sedang disiapkan untuk masuk ke dalam payung regulasi resmi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan perluasan penerima manfaat MBG kepada kelompok-kelompok rentan yang selama ini belum tersentuh secara optimal dalam program tersebut.

Ia menjelaskan, laporan terkait rencana ini sudah disampaikan langsung kepada Presiden beberapa waktu lalu, khususnya mengenai pemberian MBG bagi penyandang disabilitas yang belum tercakup dalam Peraturan Presiden.

Menurut Gus Ipul, kebutuhan gizi di kalangan lansia dan penyandang disabilitas masih menjadi perhatian penting. Selama ini, MBG memang lebih difokuskan pada siswa dan kelompok tertentu sesuai kebijakan yang berlaku.

Respons Presiden terhadap usulan tersebut, lanjutnya, cukup positif. Meski begitu, implementasinya belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih membutuhkan penyesuaian regulasi serta koordinasi lintas kementerian.

Ia juga menyebutkan bahwa Presiden meminta Kementerian Sosial untuk berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara. Secara prinsip, rencana ini telah disetujui dan akan ditindaklanjuti melalui pengaturan dalam Perpres terkait MBG.

Selain itu, penentuan pihak yang akan menyiapkan dan menyalurkan makanan juga masih dibahas. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah melibatkan caregiver yang direkrut oleh Kementerian Sosial, meskipun hal tersebut masih dalam tahap kajian bersama berbagai pihak.

Sementara itu kemarin ditetapkan (eks) Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua (eks) wakil kepala BGN, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai penggantinya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang untuk menjadi kepala BGN.  Nanik akan didampingi dua wakil kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

(Ilustrasi foto: Geriatri.co.id)

berita,berita lansia,pemerintah RI,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Membuka Ruang Belajar di Usia Senja: Sekolah Lansia Hadir di Bali

Jepang Dorong Lansia Tetap Bekerja Hingga Usia 70 Tahun

Bahasa Cinta untuk Lansia: Hal Kecil yang Membuat Mereka Bahagia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026