Cegah Lupa pada Lansia, Konsumsi 7 Makanan untuk Meningkatkan Daya Ingat


Berita Lansia - Menjaga daya ingat saat lanjut usia (lansia) penting untuk masa tua yang sehat dan bahagia. Untuk menjaga daya ingat bisa dilakukan dengan menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan tertentu. 

2022-12-25 12:21:01

Geriatri.id - Menjaga daya ingat saat lanjut usia (lansia) penting untuk masa tua yang sehat dan bahagia. Untuk menjaga daya ingat bisa dilakukan dengan menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan tertentu. 

"Ada diet khusus disarankan untuk optimalisasi kesehatan otak. Kami memiliki bukti kuat," ujar ahli memori dan kesehatan otak, Babak Tousi dikutip dari laman Cleveland Clinic.

Seiring bertambahnya usia, otak akan mengalami perubahan. Beberapa makanan itu dapat membantu meningkatkan kesehatan otak. 

Beberapa jenis diet telah terbukti memberikan manfaat untuk otak. Selain bermanfaat untuk kesehatan jantung, diet Mediterania juga memberikan khasiatnya dengan meminimalisasi perubahan pada otak.

"Diet Mediterania juga menurunkan perubahan materi putih pada otak dan meningkatkan ketebalan di bagian materi abu-abu," jelasnya.

Diet MND juga direkomendasikan untuk menjaga kesehatan otak. Diet kombinasi Mediterania dengan DASH ini fokus pada makanan yang meningkatkan kesehatan otak.

Berikut beberapa makanan untuk meningkatkan daya ingat yang bisa dikonsumsi dikutip Healthline.

1. Ikan salmon

Urutan teratas daftar makanan yang baik untuk kesehatan otak adalah salmon dan ikan berlemak lainnya.

Kandungan asam lemak omega-3 dalam salmon dibutuhkan otak untuk membangun sel-sel dan saraf. Asam lemak ini juga berperan penting untuk meningkatkan memori.

Selain salmon, alternatif lain yang bisa dipilih adalah ikan kembung, tuna dan sarden.

2. Blueberry


Antioksidan bertindak melawan stres oksidatif yang memicu peradangan. Kondisi ini dapat menyebabkan penuaan otak.

Blueberry dan buah beri berwarna gelap lainnya menghasilkan anthocyanin, senyawa tanaman yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan.

Satu ulasan dari 11 studi menyimpulkan blueberry dapat membantu meningkatkan daya ingat dan proses kognitif tertentu pada anak dan lansia.

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

3. Kunyit

Kunyit mengandung curcumin, senyawa aktif yang dapat melintasi penghalang antara darah dan otak. Artinya, darah bisa langsung masuk ke otak dan memberikan manfaat untuk sel-sel di sana.

Selain itu, curcumin juga ditemukan dapat membantu meningkatkan daya ingat pada penderita Alzheimer.

4. Brokoli

Brokoli merupakan salah satu sayuran yang kaya akan vitamin K yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan otak.

Vitamin K berperan penting dalam membentuk sphingolipids, sejenis lemak yang dikemas dengan padat ke dalam sel otak.

Beberapa penelitian pada lansia menjunjukkan hubungan antara vitamin K dengan kemampuan daya ingat dan status kognitif yang lebih baik.

Di luar vitamin K, brokoli juga mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat melindungi otak dari kerusakan.

5. Dark chocolate

Dark chocolate kaya nutrisi yang dibutuhkan otak seperti flavonoid, kafein dan senyawa antioksidan.

Flavonoid dibutuhkan dalam proses pembelajaran dan daya ingat. Para peneliti meyakini senyawa ini dapat meningkatkan daya ingat dan menekan risiko penurunan mental akibat pertambahan usia.

6. Kacang

Kacang baik dikonsumsi untuk kesehatan otak. Studi tahun 2014 menemukan wanita yang mengonsumsi kacang secara teratur memiliki ingatan lebih tajam dibanding mereka yang tidak makan kacang.

Manfaat ini diduga diperoleh dari kandungan lemak sehat, antioksidan dan vitamin E pada kacang. 

7. Telur

Telur merupakan salah satu makanan untuk meningkatkan daya ingat yang mudah didapatkan. Makanan ini kaya akan vitamin B6, B12, folat, dan kolin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan otak.

Kolin merupakan mikronutrien penting yang digunakan tubuh untuk memproduksi asetilkolin yang membantu mengatur memori.

Penelitian menemukan asupan kolin yang tinggi dapat membantu meningkatkan daya ingat dan fungsi mental.***

Video Lansia Terkini:


 

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,geriatri,lansia online,berita lansia,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026