Oma Opa, Gowes Yuk


Berita Lansia - Bersepeda termasuk jenis olahraga low impact  (berdampak ringan bagi persendian), direkomendasikan untuk pemula, dan penderita obesitas. I

2022-04-06 07:31:39

Penulis: Husna Sabila

Geriatri.id - Para ahli kesehatan merekomendasikan hidup yang aktif bagi lansia, termasuk di dalamnya keseharian berolahraga dengan teratur.

Pola aktivitas olahraga yang dilakukan pun dapat disesuaikan dengan kemampuan lansia. Jika mampu, salah satu jenis olah raga yang dianjurkan adalah bersepeda. 

Bersepeda termasuk jenis olahraga low impact  (berdampak ringan bagi persendian), direkomendasikan untuk pemula, penderita obesitas, ataupun orang-orang yang memiliki risiko cedera.

Olahraga bersepeda termasuk jenis olahraga yang cenderung aman karena minim risiko cedera. 

Manfaat lain dari bersepeda khususnya bagi lansia yaitu:

Meningkatkan kekuatan sendi dan tulang

Bersepeda dapat dilakukan mulai dari intensitas yang sedang hingga tinggi tanpa perlu khawatir sendi lansia akan terbebani.  

Dr. Safran Norton dari Harvard Health Publishing juga menyarankan olahraga jenis ini untuk orang-orang yang memiliki nyeri sendi dan kekakuan pada tubuh bagian bawah.  

Mencegah penyakit kardiovaskular

Karena termasuk salah satu jenis olahraga kardio, bersepeda memiliki manfaat untuk merangsang dan memperbaiki kinerja jantung, paru-paru, dan memperlancar sirkulasi darah. 

Menurunkan berat badan dan menghindari diabetes

Sebagaimana olahraga tipe kardio lainnya, bersepeda juga memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan yang berlebih.

Dengan merutinkan olahraga bersepeda, tubuh akan lebih baik metabolismenya.

Selain itu, bersepeda secara rutin juga membantu pembentukan masa otot dan membakar kelebihan lemak dalam tubuh.

Tentunya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lansia perlu mengkombinasikan kegiatan bersepeda ini dengan diet sesuai anjuran dokter ataupun ahli gizi. 

Menghambat efek penuaan dan memperbaiki sistem imunitas

Kabar baik lainnya dari manfaat bersepeda adalah kegiatan ini mampu menghambat efek penuaan! Dengan rutin bersepeda, fungsi dan kapasitas mitokondria dalam sel tubuh lansia akan meningkat sehingga menjadi lebih awet muda.

Bersepeda juga dapat memperpanjang angka harapan hidup yang artinya memperpanjang usia lansia dan mengurangi risiko kematian. Selain itu, dengan rutin bersepeda, sistem imunitas tubuh lansia akan mengalami peningkatan.

Bahkan, lansia yang rutin bersepeda akan memiliki jumlah sel T—salah satu sel yang berperan penting dalam imunitas tubuh—sama banyaknya dengan mereka yang masih berusia produktif (TheGuardian.com). 

Meningkatkan kesehatan mental lansia

Selain manfaat bagi tubuh, bersepeda juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan mental.

Berdasarkan penelitian Karsten Bruun Hansen dari Metropolitan University Copenhagen Denmark, orang-orang yang terbiasa menggunakan sepeda untuk keperluan transportasi sehari-harinya cenderung lebih bahagia dan lebih rendah risiko terkena depresi, dibandingkan mereka yang mengunakan moda transportasi lainnya. 

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, bersepeda juga memiliki manfaat lain seperti mengurangi kanker dan penyakit jantung hingga 45%.

Risiko kematian akibat penyakit lainnya juga tererduksi sebanyak 40% dengan merutinkan kegiatan bersepeda.

Namun tentu saja, olahraga apapun itu, lansia tetap perlu mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli lainnya untuk mengetahui pola olahraga yang tepat bagi mereka.

Dengan begitu, lansia dapat tetap merasakan manfaat gaya hidup aktif tanpa perlu khawatir akan risiko cedera yang berarti.***

Baca juga

Beda Lupa (Biasa) dengan PIkun 

Musik Bantu Kembalikan Ingatan Penderita Demesia

5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Simak Video Lansia Online

 

Baca juga

Jalan Kaki untuk Lansia, Idealnya Berapa Langkah per Hari?

Siaga Antar Orangtua ke Dokter? Perhatikan Dulu Hal-Hal ini

Ini Olahraga yang Tidak Baik untuk Lansia

olahraga lansia, lansia sehat, lansia bahagia, geriatri, olahraga untuk lansia, sepeda lansia,lansia,lansia online,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Asia Menua Cepat, Alarm bagi Krisis Tenaga Kerja dan Kesehatan Lansia

Cegah Ompong? Gampang Kok Asal Rajin

Pengalaman Saya di Tanah Suci

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026