Memahami Faktor-faktor Pemicu Dehidrasi pada Lansia


Berita Lansia - Risiko dehidrasi lebih tinggi pada kelompok lansia dibandingkan kelompok usia dewasa lain pada umumnya. Masalah dehidrasi pada lansia menjadi salah satu dari 10 penyebab lansia dirawat di rumah sakit.

2022-03-20 08:18:16

Penulis: Husna Sabila

Geriatri.id - Dehidrasi adalah kondisi di mana cairan tubuh yang keluar lebih banyak dibandingkan cairan tubuh yang masuk. Adanya dehidrasi ini dapat menyebabkan tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal.

Risiko dehidrasi lebih tinggi pada kelompok lansia dibandingkan kelompok usia dewasa lain pada umumnya. Menurut jurnal frontier, masalah dehidrasi pada lansia menjadi salah satu dari 10 penyebab lansia dirawat di rumah sakit.

Terdapat beberapa faktor pemicu risiko dehidrasi pada lansia. Merujuk pada laman greatseniorliving.com, faktor pemicu dehidrasi pada lansia yaitu:

1. Perubahan kondisi lansia (akibat proses penuaan)

Ketika seseorang menginjak usia lansia, terjadi perubahan-perubahan dalam fungsi tubuh lansia.

Efektivitas ginjal pada lansia mengalami penurunan dibandingkan usia dewasa pada umumnya.

Selain itu, lansia juga lebih cenderung jarang minum air yang disebabkan karena respons rasa haus pada lansia yang mulai melemah sehingga lansia lebih rentan terhadap risiko dehidrasi. 

Pada beberapa kondisi, lansia mungkin mengalami kesulitan menelan, dan apabila hal ini terjadi pada lansia dengan gangguan memori, maka kondisi ini perlu dimonitor lebih lanjut oleh caregiver maupun anggota keluarga yang menemani.

2. Efek samping obat

Beberapa obat yang biasa diresepkan untuk lansia memiliki efek diuretic atau dapat meningkatkan produksi urin serta berperan dalam meningkatkan risiko dehidrasi.

3. Berhubungan dengan masalah inkontinensia (mengompol)

Pada lansia dengan permasalahan inkontinensia, mereka biasanya cenderung membatasi minum air terlalu banyak atau terlalu sering dikarenakan kekhawatiran mereka akan kemungkinan mengompol.

Padahal hal ini tidaklah benar, karena faktanya menurut National Association for Continence, Amerika Serikat, mengurangi jumlah air yang diminum tidak dapat dijadikan solusi untuk mencegah inkontinensia pada lansia. 

Baca Juga

Mengenai Gangguan Tidur pada Lansia

Mulai Bermunculkan, Sekolah dan Pesantren Lansia

Rumah Pintar untuk Lansia yang Hidup Mandiri

4. Takut harus bolak-balik ke kamar mandi


Pada beberapa kondisi lansia, mereka mungkin membutuhkan bantuan untuk dapat ke kamar mandi.

Khususnya pada malam hari ketika kondisi penerangan cenderung lebih gelap sehingga terdapat risiko jatuh, lansia cenderung mengurangi jumlah air yang mereka minum untuk menghindari kemungkinan jatuh saat harus ke kamar mandi. 

5. Kondisi/keadaan bagaimana lansia hidup

Lansia yang tinggal di panti jompo, atau mereka yang bergantung dengan caregiver atau orang lain untuk pemenuhan kebutuhan air minum, lebih berisiko untuk terkena dehidrasi – apabila pendampingnya kurang memperhatikan hal ini.

6. Keadaan medis tertentu

Beberapa lansia memiliki kondisi kesehatan tertentu yang dapat menimbulkan risiko dehidrasi seperti kondisi demam, diare, diabetes, atau kondisi kesehatan lainnya.

Di samping dari hal-hal di atas, ada tipe lansia yang paling berisiko terkena dehidrasi, yaitu yang memiliki gangguan kognitif sehingga sering lupa untuk minum.

Kondisi ini memerlukan monitoring berkala dari caregiver atau keluarga yang mendampingi, untuk memastikan asupan air minum yang masuk sudah cukup.***

Video Lansia

 

kesehatan lansia, geriatri, lansia sehat, merawat lansia, lansia bahagia,lansia online,lansia,merawat lansia,beruta lansia

ARTIKEL LAINNYA

Menghirup Udara Pagi di Taman Kota Salatiga

Rahasia 'SuperAgers': Lansia dengan Daya Ingat Setajam Orang Muda

Mengasuh Cucu? Boleh Banget tuh

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026