Paus Fransiskus: Lansia Berperan Penting bagi Generasi Muda


Berita Lansia - Zaman terus bergerak, kultur masyarakat juga terus berubah. Kaum lansia dipandang Paus Fransiskus memiliki peran penting untuk membimbing dan menyelamatkan generasi mendatang.

2022-03-18 06:35:51

Geriatri.id -  Zaman terus bergerak, kultur masyarakat juga terus berubah. Kaum lansia dipandang Paus Fransiskus memiliki peran penting untuk membimbing dan menyelamatkan generasi mendatang.

Demikian disampaikan pemimpin tertinggi gereja katolik sedunia itu pada audiensi umum mingguannya di Vatikan hari Rabu (16/3/2022) lalu.

Dalam khotbahnya Paus mengeksplorasi peran penting yang dapat dimainkan kalangan lansia (elderly) untuk menopang nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan yang hakiki, bagi generasi muda.

Apa yang terjadi di dunia saat ini, tutur Paus Fransiskus, merupakan buah dari budaya membuang (throwaway culture – budaya ‘sekali pakai, buang;) yang bersifat materialistis, egois, serta kosong secara spiritual.

Pria 85 tahun kelahiran Argentina itu kemudian mengisahkan tentang bagaimana Tuhan menugaskan Nabi Nuh yang kala itu sudah berusia lanjut, untuk memperbaiki tatanan kehidupan yang telah koyak akibat  kekerasan dan kejahatan di muka bumi.

Paus mengingatkan bahwa di setiap zaman -- seperti halnya pada zaman Nuh--, manusia bisa tergoda untuk menerima perbuatan dosa dan korupsi sebagai hal yang biasa, serta mengabaikan penderitaan orang miskin yang tidak adil, maupun perusakan lingkungan alam.

 “Kepekaan khusus dari orang-orang tua, untuk perhatian, pikiran dan kasih sayangnya, itulah yang menjadikan kita manusia. Seharusnya ini kembali menjadi panggilan bersama. Dan itu akan menjadi pilihan cinta lansia terhadap generasi baru. Berkat Tuhan memilih usia tua, atas kharisma yang begitu manusiawi dan memanusiakan ini.”

Sebagai penutup, seperti dikutip Geriatri.id dari vaticannews.va, Paus mengajak orang-orang untuk menghargai kharisma khusus orang-orang tua tersebut, yang terinspirasi dari teladan dan doa Nabi Nuh itu, serta turut membantu membangun ‘bahtera’ baru penyambutan, perhatian dan harapan, untuk masa depan dunia dan awal penciptaan baru”. (a2s)

Baca juga

Beda Lupa (Biasa) dengan PIkun 

Musik Bantu Kembalikan Ingatan Penderita Demesia

5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Saksikan Lansia Online tentang 'Gangguan Tidur pada Lansia Bisa Berbahaya' pada hari Sabtu, 19 Maret 2022, pukul 11.00 WIB.

 

kabar lansia, lansia bahagia, geriatri, paus fransiskus,lansia,lansia sehat,lansia online,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Asia Menua Cepat, Alarm bagi Krisis Tenaga Kerja dan Kesehatan Lansia

Cegah Ompong? Gampang Kok Asal Rajin

Pengalaman Saya di Tanah Suci

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026