.jpg)
geriatri.id - Menghabiskan waktu bersama cucu tentu sangat menyenangkan bagi kakek dan nenek. Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa mengasuh cucu akan membantu lansia hidup lebih lama.
Hasil penelitian peneliti di Berlin Aging Study mengungkapkan kakek nenek yang mengasuh cucu memiliki risiko kematian 37% lebih rendah dibanding dengan lansia pada usia yang sama.
"Pekerjaan mengasuh cucu dapat memberikan tujuan hidup karena mereka mungkin merasa berguna bagi orang lain dan bagi masyarakat," ujar profesor Universitas Pompeu Fabra di Barcelona, Spanyol Bruno Arpino.
Penelitian ini melibatkan lebih dari 50 lansia yang berusia 70 tahun ke atas. Mereka menjalani wawancara dengan para ahli dan beberapa tes medis di rumah mereka yang diulang setiap 2 tahun dalam rentang 1990-2009.
Selama penelitian, mereka ditanya intensitas dalam merawat cucu mereka selama satu tahun terakhir. Merawat disini diartikan menjaga cucu mereka dan melakukan beberapa kegiatan dengan mereka tanpa keterlibatan orang tua.
Jawaban mereka dicatat dengan skala 1-7. Skala 1 berarti tidak pernah, sedangkan 7 untuk keterlibatan mereka mewawat cucu setiap hari.
Studi di Berlin mengungkapkan risiko kematian dalam waktu 20 tahun adalah sepertiga lebih rendah bagi lansia yang merawat dan menghabiskan sebagian besar waktu dengan cucu dibanding lansia yang tidak melakukannya.
Sonja Hilbrand, seorang mahasiswa doktoral Departemen Psikologi University of Basel di Swiss mengatakan, menghabiskan waktu bersama cucu, membantu anggota keluarga dan teman bisa memberi lansia tujuan hidup.
Aktivitas itu juga membantu lansia tetap aktif secara fisik dan mental.
Dia menambahkan, lansia yang sama sekali tidak melakukan kontak dengan cucu bisa berdampak negatif terhadap kesehatan mereka.
Penelitian ini menunjukkan bahwa menjadi kakek nenek dapat membantu kesejahteraan kesehatan seseorang dengan meningkatkan fungsi kognitif dan kesehatan mental mereka.
Foto:Pixabay
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri