Baik untuk Kesehatan Pikiran Lansia: Stop Rokok sampai Tidur Siang


Berita Lansia - Tahukah Oma Opa sekalian, banyak cara mudah untuk menjaga supaya otak dan pikiran kita tetap dalam kondisi sehat. Berhenti merokok dan tidur siang termasuk di antaranya.

2022-02-18 08:13:42

*Oleh Husna Sabila

Geriatri.id - Menjaga kesehatan pikiran lansia merupakan hal yang perlu diperhatikan di samping kesehatan fisik lansia. Penurunan fungsi tubuh pada lansia tidak terbatas pengaruhnya pada fisik saja, tapi juga pada kesehatan pikiran serta psikologis lansia.

Seiring bertambahnya usia, lansia menjadi lebih mudah lupa serta lebih lambat dalam berpikir dan menyelesaikan masalah.

Dalam upaya menjaga kesehatan pikiran lansia, Center for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat dan John Hopkins University memberikan beberapa tips yang bisa dipraktekkan yaitu:

  1. Berhenti merokok
  2. Menjaga tekanan darah dalam rentang yang sehat
  3. Kegiatan fisik yang aktif
  4. Menjaga berat badan yang sehat
  5. Tidur yang cukup
  6. Tetap terhubung dengan lingkungan sekitar
  7. Menjaga kadar gula darah yang ideal 
  8. Merutinkan olah raga 
  9. Berhati-hati dan memberikan perhatian lebih terhadap masalah kesehatan
  10. Meninjau obat-obatan yang dikonsumsi dengan dokter

Selain itu, hal lain yang bermanfaat bagi kesehatan otak pada lansia yaitu kegiatan tidur siang. Menurut Journal of The American Geriatrics Society, tidur siang pada lansia dapat bermanfaat bagi kesehatan dan kemampuan kognitif otak.

Namun, perlu diperhatikan durasi dari tidur siang yang dilakukan. Tidur siang yang disarankan yaitu antara 30 hingga 90 menit. Durasi tidur siang yang lebih lama dari 90 menit cenderung berpengaruh kurang baik bagi kemampuan kognitif otak lansia.


Lebih lanjut, Harvard Pilgirm Health Care menambahkan bahwa mempelajari hal baru dan menekuni hobi secara rutin dapat berguna untuk menjaga kesehatan otak lansia.

Menekuni hobi seperti membaca, bermain catur, atau bermain puzzle serta mempelajari hal baru tidak hanya berguna untuk menjaga kesehatan otak, namun juga meningkatkan kemampuan otak pada lansia.

Memulai menjaga pola hidup yang sesuai anjuran untuk menjaga kesehatan tidak hanya fisik namun juga pikiran dan otak perlu dimulai saat ini.

Semakin cepat kita melakukan pembenahan pola hidup dan aktivitas yang berguna menjaga kemampuan berpikir, maka akan semakin dini pula usaha kita terhindar dari gangguan pikiran yang mungkin muncul saat memasuki usia lansia.

 

Baca juga

Beda Lupa (Biasa) dengan PIkun 

Musik Bantu Kembalikan Ingatan Penderita Demesia

5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

 

*Saksikan program bincang-bincang Lansia Online (LOL) yang akan membahas topik "Kepikunan pada Lansia"  bersama konsultan geriatri,  dr. Rahmah Safitri Meutia, pada hari Sabtu tanggal 19 Februari 2022, Pukul 13.00-14.00 WIB. Acara ini akan ditayangkan secara langsung melalui Facebook/Geriatri.Indonesia dan Youtube/Geriatri TV.

 

penyakit lansia, pikun, demensia, geriatri, lansia sehat, merawat lansia, lansia online,lansia ,lansia bahagia,lansia online,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Memahami Hipertensi (8): Olahraga Sederhana yang Terbukti Menurunkan Tekanan Darah

Tidur Siang untuk Lansia: Manfaat dan Waktu Idealnya

Manfaat Air Zamzam untuk Kesehatan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026