Pasien Positif Tanpa Gejala Cukup Isoman, Kenali Derajat Gejala COVID-19.


Berita Lansia - Pasien positif Omicron tanpa gejala atau gejala ringan diimbau isolasi mandiri (isoman) di rumah.

2022-02-05 23:38:00

Geriatri.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin telah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/4641/2021 tentang Panduan Pelaksanaan Pemeriksaan, Pelacakan, Karantina dan Isolasi dalam Rangka Percepatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 terdapat lima derajat gejala COVID-19. 

- Tanpa gejala/asimtomatis yaitu tidak ditemukan gejala klinis.

- Gejala ringan yaitu Pasien dengan gejala tanpa ada bukti pneumonia virus atau tanpa hipoksia, frekuensi napas 12-20 kali per menit dan saturasi oksigen >95%.

Gejala umum yang muncul seperti demam, batuk, kelelahan, kehilangan nafsu makan, napas pendek, mialgia dan nyeri tulang. 

Gejala tidak spesifik lainnya seperti sakit tenggorokan, kongesti hidung, sakit kepala, diare, mual dan muntah, hilang penciuman (anosmia) atau hilang pengecapan (ageusia).

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

- Gejala sedang dengan tanda klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak, napas cepat tanpa tanda pneumonia berat, dengan saturasi oksigen 93% .

- Gejala berat dengan tanda klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak, napas cepat dan ditambah satu dari frekuensi napas >30 x/menit, distres pernapasan berat, atau saturasi oksigen <93% . 

- Kritis yaitu Pasien dengan gejala gagal nafas, komplikasi infeksi, atau kegagalan multiorgan.

Dalam penanganan varian Omicron, rumah sakit diprioritaskan untuk pasien dengan gejala sedang, berat, kritis, dan membutuhkan oksigen. 

"Melihat kasus Omicron yang kian bertambah, masyarakat tetap waspada jangan sampai lengah. Tetap disiplin protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas," ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dilansir laman Kemenkes. 

dr. Nadia menjelaskan, virus COVID-19 varian omicron memiliki karakteristik tingkat penularan sangat cepat jika dibandingkan dengan varian Alpha, Betha dan Delta. 

Namun jika dilihat dari gejala lebih ringan dan tingkat kesembuhan juga sangat tinggi. Karena itu pasien positif Omicron tanpa gejala atau gejala ringan diimbau isolasi mandiri (isoman) di rumah.

"Pasien yang masuk rumah sakit, 85% sudah sembuh, sedangkan yang kasusnya berat, kritis hingga membutuhkan oksigen sekitar 8%," katanya. 

Bagi pasien isoman selama saturasi di atas 95% ke atas tidak perlu khawatir. Kalau ada gejala seperti batuk, flu demam segera konsultasi melalui telemedisin atau Puskesmas setempat.***

Ilustrasi - Kelompok lanjut usia atau lansia.(Pixnio)

Video Lansia:

 

geriatri,lansia,merawat lansia,berita lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Dukung Kenyamanan Lansia, Hotel Haji Sediakan Fasilitas Aksesibel dan Aman

Persentase Lansia di Indonesia Menanjak, Yogyakarta Tertinggi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Usia Senja

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026