.jpg)
Geriatri.id - Penanganan lonjakan kasus pada Juli 2021 harus menjadi pelajaran dan membuat oemangku kepentingan lebih siap dalam pengendalian COVID-19. Kelompok rentan seperti lanjut usia atau lansia, penderita komorbid dan anak-anak harus menjadi perhatian saat tren kasus positif COVID-19 meningkat.
"Pengalaman dalam penanganan lonjakan kasus COVID-19 Juli tahun harus membuat para pemangku kepentingan lebih siap menghadapi tren kasus positif COVID-19 yang meningkat saat ini," ujar Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangannya, Kamis (3/2/2022).
Kesiapan pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan kasus positif COVID-19, lanjut dia, harus benar-benar matang sehingga mampu memberi perlindungan bagi warga.
Lestari mengatakan sebaran varian Omicron berbeda karena menurut pendapat pakar, varian itu memiliki daya sebar tinggi namun efeknya tidak parah. Namun varian Omicron bisa berdampak parah pada lansia dan penderita kormobid.
"Namun para pakar berpendapat varian Omicron bisa berdampak parah terhadap lansia, penderita komorbid, orang yang belum divaksin dan anak-anak," katanya.
Berita Lansia:
LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah
Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya
3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?
Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan
Dia meminta pemangku kepentingan harus memberi perhatian serius kepada kelompok rentan yang rawan mengalami gejala sedang dan berat.
Untuk menekan paparan COVID-19, lanjut dia, cakupan vaksinasi yang belum sepenuhnya mencapai target juga harus menjadi perhatian serius.
Dalam upaya pencegahan penyebaran Omicron, dia mengingatkan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.***
Foto: Ilustrasi vaksinasi lanjut usia atau lansia.(Pixabay)
Video Lansia:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri