Faktor Komorbid, Banyak Lansia Terhambat Laksanakan Vaksinasi


Berita Lansia - Penyakit penyerta atau komorbid pada lanjut usia atau lansia membuat mereka jadi berpikir ulang untuk menerima vaksinasi

2021-07-19 15:06:53

Geriatri.id - Faktor komorbid atau penyakit penyerta selain penyakit utama, menjadi kendala bagi lansia untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Hal tersebut disampaikan beberapa kepala daerah dalam sebuah acara diskusi secara virtual, pada Minggu (18/07/2021).

Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan, di Kota Bogor, faktor komorbid menjadi kendala bagi banyak lansia untuk bisa mendapatkan vaksinasi. "Di Kota Bogor, dari sekitar 800 ribu, kita sudah capai 27 persen. Semua progresif, kecuali lansia, karena memang banyak komorbidnya. Jadi agak stagnan di angka 50 persen," paparnya.

Senada dengan Bima, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak mengungkapkan, penyakit penyerta atau komorbid pada lansia membuat mereka jadi berpikir ulang untuk menerima vaksinasi.

"Kendalanya bukan willingnes, tapi kondisi komorbid ini sudah banyak yang tahu. Tahu punya hipertensi, punya diabetes, punya asma segala macam,' ujarnya. 

Dengan adanya komorbid, kata Emil, para lansia mengukur kekuatan tubuh mereka sebelum menerima vaksinasi. Di sisi lain, tidak ada jawaban jelas ketika lansia berniat menjalani vaksinasi.

Selain itu, banyak lansia yang belum menerima vaksin karena beranggapan mereka kerap berada di rumah. Meski demikian, Emil menegaskan, lansia tetap harus mendapat vaksinasi karena masih berisiko terpapar virus corona dari anggota keluarga yang masih sering keluar rumah untuk bekerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengakui, di DKI faktor komorbid juga menjadi kendala dalam memacu angka vaksinasi bagi lansia. Widya mengungkapkan, capaian vaksinasi lansia mentok di angka 68-70 persen.

"Karena lansia dengan berbagai komorbid, penyakit-penyakit generatif, sehingga kehati-hatian jadi penting bagi keluarga untuk melindungi lansia," ungkapnya.

Hingga Minggu (18/07/2021), pemerintah melaporkan, jumlah warga yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19 telah mencapai 16,27 juta jiwa atau 7,81 persen dari total target vaksinasi. Sementara itu, jumlah warga yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama sebanyak 41,67 juta orang atau 20,01 persen.

Untuk lansia, 21,55 juta lansia telah menerima vaksinasi Covid-19. Untuk lansia yang menjalani vaksinasi dosis pertama tercatat mencapai 5,22 juta orang (24,26 persen). Kemudian, 3,22 juta (14,95 persen) orang lansia, telah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua.

Geriatri.id

Foto: Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (pixabay)

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,vaksinasi covid 19,covid 19,vaksinasi lansia,lansia bahagia,lansia online,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026