Geriatri - Apakah lansia bisa menjadi pendonor darah? Tentu bisa, asalkan ada syarat dan kondisi terbaiknya. Pralansia? Apalagi, tentu saja.
Agar lansia dapat menjadi pendonor darah dengan aman, ada beberapa syarat dan kondisi terbaik yang perlu dipenuhi, umumnya mengacu pada ketentuan lembaga seperti Palang Merah Indonesia:
- Usia dan riwayat donor: Biasanya maksimal sekitar 60–65 tahun untuk donor baru, tetapi bisa hingga ±70 tahun jika sudah rutin donor dan dinilai layak oleh dokter.
- Kondisi kesehatan stabil: Tidak sedang menderita penyakit berat seperti penyakit jantung, stroke, kanker, atau infeksi aktif. Penyakit kronis seperti hipertensi atau diabetes boleh, selama terkontrol dengan baik.
- Tekanan darah normal: Tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah saat pemeriksaan.
- Kadar hemoglobin cukup: Umumnya minimal sekitar 12,5 g/dL, agar tubuh tetap aman setelah donor.
- Berat badan memadai: Biasanya minimal 45–50 kg, menyesuaikan standar yang berlaku.
- Tidak sedang konsumsi obat tertentu: Terutama obat yang dapat memengaruhi kualitas darah atau kondisi tubuh.
- Kondisi fisik fit: Tidak sedang demam, kelelahan berat, atau kurang tidur.
- Jarak donor teratur: Biasanya minimal 2–3 bulan sejak donor terakhir.
Selain syarat tersebut, kondisi terbaik bagi lansia adalah saat tubuh terasa bugar, cukup istirahat, sudah makan sebelum donor, dan tetap terhidrasi dengan baik. Pemeriksaan awal oleh petugas medis menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa donor darah tetap aman dan bermanfaat, baik bagi pendonor maupun penerima.
Adapun yang dilarang bukan semata karena usia, tetapi lebih pada faktor keselamatan. Di antaranya adalah:
- Penyakit kronis yang tidak terkontrol, seperti hipertensi berat, diabetes yang tidak stabil, atau penyakit jantung.
- Riwayat penyakit serius, misalnya stroke, kanker tertentu, atau gangguan paru berat.
- Kadar hemoglobin rendah (anemia), karena dapat membahayakan kondisi tubuh setelah donor.
- Sedang mengalami infeksi atau demam, termasuk flu berat atau penyakit menular.
- Konsumsi obat tertentu, seperti pengencer darah atau obat yang memengaruhi kondisi medis secara signifikan.
- Berat badan di bawah batas minimal atau kondisi tubuh yang lemah/frailty.
- Tekanan darah tidak stabil, baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah saat pemeriksaan.
- Riwayat pendarahan atau gangguan pembekuan darah.
Yang berkesempatan main di Jakarta Fair 2016, Anda bisa langsung mengunjungi Hall B1 pukul 16.00 – 18.00 WIB, dari Senin sampai Jumat untuk mendonorkan darah bagi sesamanya yang membutuhkan.
hari donoar darah sedunia,hari donor darah sedunia 2026,berita lansia,lansia sehat