Kemenkes Susun Rencana Imunisasi 14 Jenis Vaksin Secara Nasional


Rencana ini merupakan bagian dari salah satu target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 untuk mengurangi kematian ibu dan anak.

2021-05-10 04:12:54

Geriatri.id |  Berita lansia -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan memutuskan akan melakukan vaksinasi untuk 14 jenis antigen secara nasional. Rencana ini akan mulai berlaku tahun depan sesuai dengan revisi rencana strategis reformasi kesehatan. Sebelumnya Indonesia sudah melakukan vaksinasi massal untuk 11 antigen.

Rencana ini dipaparkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutan di acara Webinar Pekan Imunisasi Dunia 2021: Bersatu Sehatkan Negeri, 08/05/2021.  Selain vaksinasi nasional untuk 11 antigen, ada vaksinasi yang sifatnya sub nasional untuk 2 jenis antigen lain yaitu PCV dan HPV. “Kita akan melakukan vaksinasi PCV dan HPV secara nasional dan menambah dengan vaksinasi rotavirus,” ujar Menkes.

Menurut Menkes, rencana ini merupakan bagian dari salah satu target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 untuk mengurangi kematian ibu dan anak. Saat ini di Indonesia, banyak anak lahir, neonatal, meninggal karena diare dan pneumonia. Sehingga dengan vaksinasi Rotavirus dan PCV diharapkan bisa mengurangi kematian ibu dan anak secara signifikan.

Selain itu kanker juga masih menjadi penyebab kematian paling tinggi di Indonesia. Pada wanita, kanker cerviks menjadi penyebab kematian utama selain kanker payudara. Sehingga dengan memasukkan 3 antigen atau vaksinasi baru tersebut, PCV, HPV dan Rotavirus diharapkan bisa  mengurangi tingkat kematian karena kanker. “Bisa menciptakan anak-anak muda masa depan bangsa yang jauh lebih sehat,” tambah Menkes. 

Menurut Menkes, program vaksinasi ini adalah salah satu program utama di sektor promotif dan kuratif. Saat ini biaya kesehatan di banyak negara di dunia tumbuh lebih pesat daripada ekonomi dunia. Hal tersebut terjadi karena banyak sekali biaya kesehatan yang dialihkan ke sektor kuratif. Di Indonesia sendiri 80% anggaran kementerian kesehatan dan alokasi anggaran yang di BPJS dialihkan ke sektor kuratif. 

Untuk bisa membandingkan biaya yang perlu dilakukan di sektor promotif dan kuratif dapat diambil contoh adalah Covid 19. Perbedaan biaya karena fokusnya terlalu banyak di sisi kuratif dan terlambat di sisi promotif, maka terjadi lonjakan biaya kesehatan sampai ratusan kali. “Sehingga pemerintah mendukung program vaksinasi sebagai program utama di sektor promotif dan kuratif di luar germas,” imbuhnya. 

Berikut adalah imunisasi lengkap yang harus didapatkan oleh anak sesuai rekomendasi IDAI dan Permenkes 2017.

Imunisasi untuk anak umur 0 – 18 bulan antara lain

Segera setelah lahir : Hepatitis B 0

Usia 1 bulan : BCG + bOPV 0

Usia 2 bulan : Pentavalent 1 + bOPV 1

Usia 3 bulan : Pentavalent 2 + bOPV 2

Usia 4 bulan : Pentavalent 3 + bOPV 3 + IPV

Usia 9 bulan : MR 1

Usia 18 bulan : Pentavalent 4 + MR 2

 

Dapat juga ditambah dengan imunisasi berikut :

Usia 2 bulan : PCV1

Usia 4 bulan : PCV2

Usia 6 bulan : PCV3 + Influenza 1

Usia 7 bulan : Influenza 2

Usia 12 – 15 bulan : PCV4

 

Imunisasi untuk anak umur >18 bulan

6 – 7 tahun (SD kelas 1) : DT atau Td + MR

7 – 8 tahun (SD kelas 2) : Td

11 tahun (SD kelas 5) : Td

dan HPV I (untuk provinsi tertentu)

12 tahun (SD kelas 6) : HPV II ( untuk provinsi tertentu). (Dewi Retno untuk Geriatri.id)

Vaksinasi,PCV,HPV,Menteri Kesehatan,Budi Gunadi Sadikin,geriatri,berita lansia,Pekan Imunisasi Dunia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026