Tips Kendalikan Hipertensi pada Lansia pada Momen Lebaran


Berita Lansia - Oma opa lansia, Orang yang menderita hipertensi sebagian besar tidak merasakan keluhan atau gejala. Makanya hipertensi sering dianggap sebagai pembunuh diam-diam.

2021-05-06 04:14:54

Geriatri.id - Idul FItri atau hari kemenangan, Oma Opa lansia biasanya menyediakan berbagai macam hidangan. Semua makanan yang disajikan beragam dan terlihat menggiurkan. Namun yang perlu diwaspadai adalah bahaya hipertensi akibat makanan-makanan tersebut.

Dalam webinar Bicara Sehat RSUI Ke-39, dr. Muhammad Hafiz Aini Sp.PD memaparkan Pentingnya Cegah dan Kendali Hipertensi. Hipertensi sendiri adalah pengukuran serial yang menunjukkan tekanan darah, dimana batas atas atau sistolik di atas 140, batas bawah atau diastolic di atas 90. 

Ada 2 macam hipertensi, yaitu hipertensi esensial yang tidak diketahui penyebabnya. Biasanya terjadi karena gaya hidup dan mencapai 90% penderita. Yang kedua adalah hipertensi sekunder, terjadi pada 10% penderita yang penyebabnya bisa karena jantung, gagal ginjal, gula darah dan kolesterol.

Resiko hipertensi ada yang tidak bisa dimodifikasi seperti karena faktor usia, semakin tua maka semakin tinggi resiko hipertensi. Yang lainnya adalah jenis kelamin, dimana laki-laki lebih gampang kena.

Selain itu adapula karena faktor turunan atau efek genetic. Ada juga resiko hipertensi yang bisa dimodifikasi, seperti gaya hidup, aktifitas yang berkurang, diet tidak sehat, banyak garam, stress, merokok dan obesitas. 

Orang yang menderita hipertensi sebagian besar tidak merasakan keluhan atau gejala. Makanya hipertensi sering dianggap sebagai pembunuh diam-diam.

Umumnya gejala seperti nyeri dada, berdebar-debar, penglihatan buram, mudah lelah, pusing dan sakit kepala harus segera ditindaklanjuti. Dari 25,8% orang yang mengalami hipertensi 1/3-nya terdiagnosis dan hanya 0,7% yang minum obat.

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

Lalu bagaimana cara mengendalikan hipertensi? Periksa kesehatan secara rutin, atasi dengan benar dan tepat. Tetap makan dengan diet gizi seimbang, usahakan untuk kurangi konsumsi garam. Batasi hanya 1 sendok teh garam per hari. Makan buah dan sayur 5 porsi sehari. 

Jika lebaran nanti, gunakanlah pola piringku dimana dalam satu piring dibagi 4 porsi. Dimana ¼ prosi adalah karbohidrat, ¼ porsi lauk yang tidak bersantan, ¼ porsi sayur dan ¼ porsi buah. 

Mengingat lebaran biasanya akan penuh dengan makanan bersantan, Oma Opa harus membatasi. Tidak boleh banyak-banyak dan garam harus dalam batas aman.

Yang perlu diperhatikan juga adalah karbohidrat tersembunyi seperti kerupuk atau rempeyek.

Karena makanan ini kalorinya bisa sangat tinggi dibandingkan dengan nasi. Upayakan untuk tetap melakukan aktifitas fisik yang rutin, aman, baik, benar dan teratur.

Kelola stres, tidak merokok dan minum alkohol. Oma Opa juga harus memertahankan berat badan ideal, jangan balas dendam usai puasa sebulan.*** (Dewi Retno untuk Geriatri.id | Foto Pixabay)

Lansia,Berita lansia,hipertensi,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,merawat lansia,tips lansia,lansia hipertensi

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026