Vaksinasi Terhadap Lansia Baru 11 Persen, Jauh Dari Target


Berita Lansia - Program vaksinasi terhadap kelompok lansia (lanjut usia) berjalan lambat dan jauh dari target.

2021-04-27 08:42:08

Geriatri.id - Program vaksinasi terhadap kelompok lanjut usia berjalan lambat dan jauh dari target. Meskipun jadi kelompok prioritas, masih banyak lansia yang belum menerima vaksinasi Covid-19. 

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Brotoasmoro mengungkapkan, masih banyak lansia yang belum menerima vaksinasi Covid-19. Padahal, orang yang berusia lebih dari 59 tahun menjadi salah satu prioritas vaksinasi. 

"Bahwa dari 21 juta lansia yang berhak menerima vaksin, baru lebih dari 11 persen yang sudah divaksin. Masih banyak yang belum menerima hak mereka," kata Reisa melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/4/2021). 

Pemerintah menargetkan 21.553.118 lansia di Indonesia mendapat vaksinasi. Berdasarkan data 25 April 2021, lansia yang sudah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 2.413.397 jiwa atau 11,20 persen. Sementara itu, lansia yang telah menerima vaksinasi dosis kedua jumlahnya baru 1.327.533 jiwa atau 6,16 persen. 

Reisa mengatakan persentase vaksinasi lansia itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan capaian vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan dan petugas pelayan publik. Oleh karena itu, Reisa mendorong agar vaksinasi Covid-19 terhadap lansia terus dilanjutkan, sekalipun pada bulan Ramadan. 

"Vaksinasi pada Ramadan tidak membatalkan puasa. Maka, Menteri Kesehatan sudah mengingatkan semua pengelola program vaksinasi Covid-19 di seluruh daerah di Indonesia bahwa vaksinasi bagi lansia tetap terus berjalan," ujar dia.  

Reisan mengatakan lansia yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan dapat berkonsultasi dulu dengan dokter. Dokter akan memberikan tips khusus bagaimana mengendalikan penyakit penyerta sehingga lansia dengan komorbid dapat lolos screening pemeriksaan kesehatan sebelum divaksinasi. 

Bagi lansia yang merasa tidak nyaman pergi sendiri ke tempat vaksinasi, Reisa menyarankan mereka agar meminta pendampingan dari anak atau sanak saudara. "Ayo, mari mahasiswa, karang tarunan Pramuka organisasi pemuda, mari berlomba-lomba membuat kebaikan di bulan suci ini, bantu daftarkan, antar dan temani para orang tua kita," kata Reisa. (ymr)

Lansia,Berita Lansia,Vaksinasi,Vaksin,Covid-19,Reisa Brotoasmoro

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026